Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Wednesday, December 20, 2017

Membedah Kesuksesan Nintendo Switch


Nintendo Switch berhasil memperbaiki kegagalan Wii U dengan sangat gemilang. Dalam bulan-bulan perdananya, hibrida handheld dan konsol rumahan ini sukses mencatat angka penjualan yang mengesankan. Kesalahan-kesalahan apa saja yang dipelajari Nintendo dari Wii U sehingga mampu mencetak kesuksesan lewat Switch? CumaGamer.com mencoba membedahnya dalam artikel berikut ini.

Meski mencatat sukses besar dengan Wii, Nintendo nyatanya mesti berjuang keras menjual Wii U pada para konsumen. Digabungkan dengan pergerakan lambat 3DS, Nintendo untuk kali pertama dalam dekade terakhir mengalami kemunduran secara finansial. CEO Nintendo kala itu Satoru Iwata still masih memiliki keyakinan pada perusahaan dan memutuskan memotong setengah gajinya demi mencegah pengurangan pegawai. Dukungan untuk Wii U lantas dihentikan ketika Big N, julukan Nintendo membuat rencana baru untuk masa depan mereka, bertaruh pada hibrida konsol rumahan/handheld inovatif yang di kemudian hari dikenal sebagai  Nintendo Switch.


Kegagalan penjualan Wii U tak ayal membuat banyak orang pesmistis atas kemunculan Nintendo Switch. Banyak yang bilang bila sistem ini adalah gimmick lain dari sistem Nintendo yang akan gagal menarik para gamer. Layaknya Wii yang lebih menarik simpati para audiens kasual ketimbang gamer murni. Namun begitu, belum genap setahun memulai debutnya, Switch telah membuktikan bahwa keraguan itu salah. Hingga Maret 2018, konsol yang sebelumnya diberi kode nama NX ini mampu melampaui penjualan keseluruhan Wii U.

Di samping itu, pergerakan Switch sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda bakal melambat. Konsol ini mencatatkan penjualan spektakular dalam momen Black Friday dan Thanksgiving performance. Switch menjadi konsol dengan penjualan terbanyak selama musim belanja liburan sejauh ini. Melihat kesuksesan besar di awal kehadirannya, beberapa penggemar lantas dibikin penasaran terkait apa yang salah dengan Wii U. Kesuksesan Nintendo Switch bukanlah kebetulan, ada beberapa alasan kenapa Switch sukses ketika Wii U mengalami kegagalan.


Game

Kualitas konsol video game tak akan berarti apa-apa tanpa kehadiran pusataka software game yang menjadi hiburan utamanya. Tanpa game-game yang layak main, konsol video game consoles tidak punya banyak fungsi. Dan itulah kenapa menjadi penting bagi konsol game untuk memiliki daftar game yang kuat. Katalog game menjadi alasan terbesar kenapa Nintendo Switch sukses dibandingkan Wii U. Karena Switch telah memiliki koleksi game yang begitu memukau, beberapa di antaranya berstatus first-party exclusive.

Sejak perilisannya, Switch kini memiliki dua game dengan rating tertinggi saat ini, bahkan mengalahkan Super Mario Galaxy dan The Legend of Zelda: Ocarina of Time. Dengan The Legend of Zelda: Breath of the Wild sebagai debut game di Switch, menjadi cukup alasan bagi banyak konsumen untuk membeli Switch saat dirilis. Kemudian beberapa bulan kemudian, Super Mario Odyssey diluncurkan dan mendapat apresiasi universal, serta banyak disebut sebagai "killer app" di Switch.


Skyrim versi Switch.
Di samping memiliki game "raksasa" seperti Breath of the Wild dan Super Mario Odyssey dalam katalognya, Switch juga diuntungkan dengan penambahan game baru secara konsisten di sepanjang tahun. Bila diingat kembali, Wii U memiliki perilisan yang kuat, namun kemudian hanya diikuti dengan perilisan sangat sedikit game baru. Sementara Switch, menikmati gelombang game yang deras, dengan game besar Nintendo selalu hadir hampir di setiap bulannya bersama dengan sejumlah game-game buatan third party.

Dukungan developer pihak ketiga merupakan alasan utama lainnya kenapa pustaka game Switch memiliki start yang lebih baik ketimbang Wii U. Switch sukses menarik minat para publisher game yang telah menghindari Nintendo selama beberapa dekade. Dimulai dari Bethesda yang merilis banyak game untuk konsol ini, termasuk port dari The Elder Scrolls 5: Skyrim yang disambut dengan sangai baik oleh gamer. Third-party publisher lainnya juga mencatat kesuksesan lewat Switch, dengan pemain besar seperti Capcom dan Square Enix keduanya meningkatkan produksi game untuk Nintendo Switch.

Dukungan third-party yang kuat dengan game first-party exclusive yang banyak mendapat pujian, menjadikan Switch sebagai salah satu perilisan konsol paling impresif sepanjang sejarah. Dengan asumsi mampu mempertahankan momentum ini pada 2018, katalog game Switch bisa dengan sangat cepat menutupi apa yang ditawarkan Wii U.

Hardware dan Marketing

Walaupun sejumlah game kualitas tinggi saat dirilis menjadi bagian besar kenapa Nintendo Switch bisa menjadi begitu sukses ketimbang  Wii U, alasan lainnya adalah hardware-nya. Game-game smartphone belum sepenuhnya mengambil alih ekosistem pasar handheld gaming seperti yang diramalkan analis sepuluh tahun lalu, mengingat Nintendo 3DS telah terjual hampir 70 juta unit saat artikel ini ditulis. Para konsumen menginginkan perangkat gaming handheld yang berdedikasi, dan Nintendo Switch memenuhi harapan tersebut.
Switch bisa dimainkan di mana saja.
Portabilitas  Nintendo Switch memiliki daya tarik luas, dan faktanya konsol ini bisa digunakan baik sebagai handheld dan sebagai konsol rumahan yang kompetent. Bisa memainkan game populer generasi terkini semacam Doom dimana saja alias on the go adalah nilai jual besar bagi banyak gamer. Dan akan menarik untuk mengamati apakah para gamer akan memilih game yang memiliki tampilan visual lebih bagus atau versi yang memungkinkan untuk dimainkan dimanapun yang diinginkan.

Kemampuan untuk memainkan game-game kualitas konsol rumahan on the go telah menjadi fokus pemasaran dari sistem ini sejak pertama kali diperkenalkan. Marketing untuk Nintendo Switch telah secara jelas menunjukkan apa yang mampu dilakukan Switch. Berbeda dengan marketing untuk Wii U yang memusingkan banyak konsumen karena tidak tahu pasti apakah Wii U itu konsol baru atau hanya add on untuk Wii. Pesan Nintendo dengan Switch begitu jelas, dan akan sangat mudah bagi para konsumen kasual untuk melihatnya lantas segera mengerti tujuan kemunculan Switch.

Masa Depan yang Kuat

Nintendo Switch memiliki awal yang menakjubkan, dan banyak analis memprediksikan konsol ini akan mampu terjual antara 30 hingga 50 juta unit di sepanjang waktunya. Tentu angka ini bisa menurun bila Nintendo gagal mempertahankan sistem ini tetap relevan, tapi dengan semua perhitungan, Switch tampaknya memiliki masa depan yang bagus.

Nintendo berencana memperluas kemampuan online Switch di 2018, yang akan meliputi kemunculan virtual console. Meski virtual console di Switch tampaknya akan menampilkan port dari game-game klasik Nintendo sebagaimana layanan yang ada sebelumnya, para penggemar bisa berharap beberapa game memiliki fitur online baru, khususnya untuk game-game NES. Virtual console di Nintendo Switch juga diperkirakan mencakup game-game GameCube, berdasarkan beberapa rumor dan fakta bahwa Switch telah melakukan pembaruan untuk mendukung kontroler GameCube.
Metroid Prime.
Di samping kemampuan memainkan game-game klasik di Switch, ada juga beberapa game baru yang tengah dikembangkan untuk konsol ini. Mungkin judul yang paling menarik perhatian yaitu Metroid Prime 4 dan game RPG utama Pokemon berikutnya. Walaupun kedua game kemungkinan masih lama dirilis, cukup untuk membuat konsol ini patut dibeli bagi mereka yang memang sangat menantikannya.

Nintendo kelihatannya cukup percaya diri mampu membuat para penggemarnya terpesona dengan Nintendo Switch untuk waktu yang lama ke depan. Big N bahkan telah menggandakan produksi unit Switch mereka untuk tahun depan, dengan harapan mereka yang kesulitan menemukan konsol ini di toko bisa segera merasakan apa yang ditawarkan Switch. (cg)

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Designed By