Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Thursday, October 12, 2017

Terlalu Berisik, Gamer Indonesia Ditusuk

ilustrasi
 
Kejadian mengerikan menimpa seorang gamer Indonesia yang tinggal di Malaysia. Karena memainkan video game dengan suara terlalu keras, dia ditusuk tetangganya yang merasa terganggu. Berikut beritanya dirangkum CumaGamer.com.
 
Seorang warga Indonesia ditusuk pria asal Malaysia karena dianggap terlalu berisik saat bermain game. Usai melakukan penusukan, pelaku kembali ke kamar hostelnya dan tidur. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 3 Oktober 2017 lalu sekira pukul 07.00 pagi waktu setempat.
 
Dilansir dari media Malaysia, The Star, pria asal Indonesia yang berusia 20 tahunan ini mengalami luka di bagian telinga dan leher. Luka ini didapati setelah dia diserang oleh tetangga kamar hostelnya, seorang pria berusia 39 tahun di Taman Nusa Bestari, Malaysia.
 
Saat itu pelaku merasa tidurnya terganggu karena korban memainkan video game di pagi hari dengan suara yang terlalu kencang. Dia kemudian menghampiri korban di kamarnya sambil membawa pisau lipat dan menyerang korban hingga mengalami luka tusukan.
 
"Setelah melakukan penusukan pelaku kembali ke kamar dan melanjutkan tidur," ujar petugas kepolisian setempat Noor Hashim Mohamad.
 
Karena serangan ini, korban mengalami luka tusuk sedalam 4 sentimeter di bagian belakang telinga dan luka lain di tangan kiri. Dia langsung dibawa dua temannya yang juga berada di lokasi kejadian ke rumah sakit Sultanah Aminah untuk mendapat perawatan. Beruntung dua temannya ini tidak diserang dan dalam keadaan baik.
 
Pelaku sendiri ditangkap polisi dengan tuntutan melanggar Pasal 324 karena sudah menyakiti orang lain dengan senjata tajam. Ia juga menjalani pemeriksaan penggunaan obat terlarang, tapi hasilnya negatif.
 
Wah, mengerikan ya sahabat gamer. Tentunya ini jadi pelajaran bagi kita semua ya. Bermain game itu boleh-boleh saja, tapi juga mesti memperhatikan kondisi sekitar. Jangan sampai mengganggu kenyamanan orang lain. Namun si pelaku juga salah karena melakukan aksi kekerasan. Semestinya kan bisa memperingatkan dengan baik-baik ya. (cg)
 
Sumber: The Star, Kumparan
Ilustrasi: The Indian Express 

No comments:

Post a Comment

Designed By