Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Wednesday, April 5, 2017

Gokilnya Game Tugas Akhir Anak Kos

Add caption
Para pengembang game lokal semakin kreatif saja dalam membuat video game. Salah satunya Reza Febri Nanda alias Nanda Gamecom. Siapa sangka kehidupan sehari-hari pelajar SMK bisa diubahnya menjadi sebuah pengalaman bermain video game yang menarik untuk dimainkan.

Berjudul “Tugas Akhir Anak Kos”, game 2D platformer untuk sistem PC ini menceritakan perjuangan Nanda dalam membuat tugas akhir kelas 12 SMK. Pemain menggerakkan karakter Nanda melintasi tempat-tempat yang terbagi dalam serangkaian level. Mulai dari lingkungan sekolah, hutan, laut, perkotaan, hingga langit. 

Grafis game ini terbilang unik, digambar ala coretan tangan anak sekolah yang begitu khas. Lingkungan permainannya digambar dengan gaya coretan tangan sederhana namun terlihat menarik dan proporsional. Pun dengan karakter Nanda yang digambar ala stickman sederhana, dengan rambut hitam dan dua titik mata yang bisa ditiru dengan mudah oleh siapa saja.

Gaya coretan tangan ini menjadi semakin lengkap dengan latar kertas putih lengkap dengan lekukan-lekukannya. Dengan warna hitam putih dan abu-abu buram menghiasi sepanjang permainan. Menurut CumaGamer.com, gaya visual ini terbilang unik dan mungkin yang pertama kali digunakan.

Peringatan sebelum  bermain.
Untuk kontrolnya sepenuhnya menggunakan keyboard. Dengan arah menggunakan tombol A, W, S, dan D. Sementara tombol spasi digunakan untuk melompat. Sayangnya tidak ada opsi pengaturan untuk mengubah kontrol ini. Sementara saat CumaGamer.com mencoba memainkannya versi demonya, agak kesulitan dengan kontrol ini.

Menurut CumaGamer.com, lebih tepat bila skema kontrol yang digunakan yaitu tombol yang sudah familiar yaitu tombol arah standar keyboard. Kalaupun tetap ingin menggunakan skema AWSD, ada baiknya ditambahkan opsi pengubahan skema kontrol yang ada.

Skema kontrolnya agak membingungkan.

Gameplay-nya sendiri terbilang sederhana sebagaimana game 2D platformer lainnya. Yaitu pemain berjalan dan melompat sesuai lingkungan yang ada. Sayangnya penyampaian mekanik permainan masih kurang jelas, yang tergambar pada level 1 “Go to School”. 

CumaGamer.com sempat kesulitan untuk melompati cerobong yang ada di sana karena belum mengetahui bahwa dalam melompat harus melakukan lompatan beruntun dari satu sisi ke sisi yang lain. Walaupun ada tulisan “2X” di cerobong asap, namun menimbulkan makna ambigu karena bisa berarti melompat dua kali, bukan melompat dari satu sisi ke sisi yang lain.

Adegan pembuka yang bikin tersenyum.
Kekuatan game ini ada pada temanya yang terbilang konyol. Nanda sendiri mendeskripsikan gamenya sebagai “game hasil curhatan ane yang gak jelas tapi mesti anda mainkan”. Dari awal permainan, CumaGamer.com sudah dibuat tersenyum dengan adegan bicara dengan batu. CumaGamer.com tidak akan membocorkan kekonyolan-kekonyolan apa saja yang ada dalam game ini, sahabat gamer mesti mencobanya sendiri.

Kepada CumaGamer.com, Nanda mengatakan bahwa game ini bercerita tentang perjuangannya dalam membuat tugas akhir kelas 12 SMK. Game ini memang dibuatnya dengan visual yang unik, gameplay yang simpel tapi menantang karena adanya beberapa rintangan dan jebakan dalam game ini. Game ini dibuat menggunakan Unity 5 yang ditujukan untuk paltform PC.

Tampilan visual yang unik.
“Sebenarnya ini adalah tugas akhir syarat kelulusan untuk kelas 12. Dan saya juga sebagai anak kos. Makanya saya membuat game ini dengan judul anak kos. Dan saya juga suka game yang menantang sekaligus simpel,” terang Nanda.

Mengingat potensi game ini menurutnya sangat besar, Nanda berniat memasukkannya ke Steam Direct jika sudah resmi. Dia berencana membentuk sebuah tim developer yang besar suatu saat nanti dan bercita-cita menjadi pengembang game terbaik di dunia.

Naik awan.
“Jadi tujuan game ini untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi game developer terbaik di dunia. Sekaligus membuat game karya anak bangsa menjadi lebih maju. Makanya saya mencoba menggunakan tema dan visual yang jarang dipakai developer lokal,” beber remaja yang lahir tanggal 26 Februari 1999 ini.

Dia menambahkan, game ini memang ditujukan untuk permainan satu orang. Semua aset permainannya, dibuat sendiri oleh Nanda. Versi demo pertama dari game ini sudah bisa dilihat di situs indiedb.com. Atau bisa diunduh melalui link berikut ini (klik). Trailernya bisa dilihat di sini (klik). Rencananya Nanda akan merilis versi penuh game ini menunggu Steam Direct secara resmi.

Bagaimana menurut sahabat gamer? Tertarik mencoba game lokal dengan visual unik dan nuansa yang konyol? (cg)

No comments:

Post a Comment

Designed By