Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Monday, January 2, 2017

Resmi, Tech in Asia Games Berhenti Terbit

Kabar sedih kembali menyapa gamer di awal tahun. Setelah awal tahun 2016 situs game populer GameTrailers serta situs game lokal VGI menyatakan berhenti beroperasi, kini di awal 2017 gantian portal game Tech in Asia Games alias TIA Games, yang menginduk pada situs startup populer Tech in Asia ID. Informasi berhentinya penayangan Tech in Asia Games ini dimuat dalam postingan tertanggal 31 Desember 2016.

Dalam postingan berjudul "Selamat Jalan, Tech in Asia Games" yang dibuat Mohammad Fahmi selaku editor-in-chief Tech in Asia Games, diumumkan bahwa perjalanan Tech in Asia Games sebagai media yang membahas game untuk konsumen telah berakhir. Namun sayangnya, tidak disebutkan alasan pasti kenapa portal yang beralamat di https://id.techinasia.com/games ini memutuskan untuk berhenti menayangkan informasi-informasi seputar video game sebagaimana yang dilakukan dalam empat tahun terakhir.

Meski berhenti menayangkan informasi seputar video game, namun Muhammad Fahmi dalam artikelnya menyebut bahwa tim Tech in Asia Games masih tetap ada dalam bagian Tech in Asia. Sebagai gantinya, disebut bahwa tim Tech in Asia Games akan berusaha untuk membantu agar industri game Indonesia bisa berkembang lebih jauh dan tidak dianggap enteng di mata dunia.

"Semuanya akan kami lakukan melalui konten-konten yang kami buat, baik secara tertulis, visual, ataupun dari sesi-sesi offline yang akan kami adakan di masa depan," tulis Fahmi. "Tech in Asia Indonesia akan berusaha menjadi tempat yang dapat mendukung ekosistem startup teknologi di Indonesia dengan lebih jauh lagi, dan video game helas termasuk di dalamnya," tambahnya.

Dalam artikel tersebut juga dikisahkan kembali perjalanan Tech in Asia Games dalam kurun waktu empat tahun, yaitu ketika Tech in Asia membeli Gamesaku, portal informasi seputar game mobile dan mengubahnya menjadi Tech in Asia Games. Dimulai dari media yang khusus membahas game mobile, Tech in Asia Games berkembang menjadi media yang juga membahas game untuk PC dan konsol.

"Sambil melakukan hal tersebut, tidak lupa juga kami menjalankan idealisme kami untuk membantu industri game dalam negeri berkembang, baik itu dengan mengenalkan karya developer lokal ke para pemainnya, sampai mendoktrin pentingnya menggunakan produk orisinal dan menunjukkan dukungan ke kreator game yang kita mainkan," kenang Fahmi.

Salah satu komentar pembaca TIA Games.
Sontak para pembaca setia Tech in Asia Games dibuat terkejut dengan informasi yang begitu mendadak ini. Banyak komentar dalam artikel tersebut yang menyayangkan keputusan Tech in Asia Games, mengingat portal ini disebut salah satu portal game terbaik yang ada di Indonesia.

"Hiks, panteslah beberapa bulan ini berasa jalan di tempat. Dulu tiap hari ane buka ini web dari zamannya GameSaku. Selalu update. Sekarang mati suri dan lebih ke tulisan startup. Ane harap sih gak mati total. Kalau iya ane harus baca ke mana lagi. Di sini enak ringan dan bisa jadi bacaan sehari-hari," tulis Timotheus Abdullah Pranata dalam komentarnya.

Sementara pembaca lainnya, Chandra Imam tidak percaya dengan keputusan ini dan menganggapnya sebagai tipuan. "Ini April Mop khan? Ayo ngaku. Dunia ini sudah sumpek, socmed juga dijejali dengan informasi gak penting, TIA Games merupakan satu-stunya tempat saya untuk membuka topeng dan kembali menjadi manusia. Ya sudahlah kalau begitu, go go power ranger..." tulisnya.

Meski terkesan mendadak, namun tanda-tanda dihentikannya aktivitas ini sudah terlihat pada beberapa hari terakhir. Dari pantauan CumaGamer.com, jumlah postingan khas Tech in Asia Games memang berkurang. Kebanyakan merupakan postingan rangkuman berita hari ini. Selain itu, di penghujung 2016, masing-masing stafnya menulis daftar 10 game terbaik sepanjang masa. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, daftar 10 yang ditulis disesuaikan dengan tahun yang akan berakhir.

Bagaimana menurut sahabat gamer? Apa kalian termasuk pembaca setia Tech in Asia Games? Apa kalian juga menyayangkan keputusan Tech in Asia Games ini? Menurut kalian, apa kira-kira yang membuat mereka berhenti terbit? Yuk share di kolom komentar. (cg)

Sumber: Tech in Asia ID

No comments:

Post a Comment

Designed By