Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Saturday, August 20, 2016

Ini Dia 5 Kategori Sistem Rating Game Indonesia

ilustrasi rating game ESRB
Sistem rating game Indonesia atau Indonesia Game Rating System (IGRS) telah resmi diperkenalkan pada hari game Indonesia, 8 Agustus lalu. Lantas bagaimana sih detail dari sistem rating ini? Berikut informasinya dirangkum CumaGamer.com!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selaku penggagas IGRS sudah mulai menyosialisasikan kategori-kategori dalam IGRS. Setidaknya ada lima kategori yang menjadi rating untuk suatu game yang dirilis di Indonesia. Kelima kategori tersebut tampaknya dibuat berdasar batasan umur gamer, mulai dari game yang bisa dimainkan oleh semua umur, hingga game yang hanya boleh dimainkan.

Kelima kategori tersebut yaitu 3+, 7+, 13+, 18+, dan SU. Kategori-kategori tersebut diperuntukkan bagi gamer sesuai dengan angka umur yang tertera. Misalnya kategori 7+ yang artinya diperuntukkan bagi gamer usia 7 tahun ke atas, demikian pula dengan 18+ yang diperuntukkan bagi gamer usia 18 tahun ke atas. Sementara untuk SU merupakan singkatan dari 'Semua Umur', yang artinya game ini aman dimainkan oleh semua umur tanpa terkecuali.

Logo IGRS
Kriteria pengenaan kelima kategori ini tidak jauh berbeda satu sama lain, bedanya semakin tinggi tingkatan umurnya akan akan ada kriteria yang berkurang atau akan ada perubahan redaksi kriteria, yang memisahkannya dari kategori di bawahnya. Ambil contoh kategori 3+ dan 7+, kedua kategori ini sama-sama tidak berhubungan dengan rokok, minuman keras, narkotika, kekerasan, darah, umpatan kasar, judi, pornografi, dan hal-hal terlarang lainnya. Bedanya, 3+ mesti menampilkan ketentuan pendampingan orang tua sementara 7+ tidak.

Contoh lainnya ada pada kategori 13+ dan 18+ mengenai penayangan materi yang berhubungan dengan rokok. Pada kategori 13+ tertulis bahwa sebagian kecil dari beberapa adegan atau gambar pada produk game memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuman keras, dan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, tidak pada tokoh utama. Sementara pada kategori 18+, penampakan materi tersebut ada pada tokoh utamanya.

Tingkatan rating dalam IGRS
Selain lima kategori tersebut, ada kelompok yang oleh Kemenkominfo disebut tidak diklasifikasikan. Kelompok tersebut adalah game-game yang di dalamnya menampilkan dan/atau memperdengarkan pornografi, merupakan kegiatan judi yang menggunakan uang asli ataupun uang virtual yang dapat ditukarkan dengan uang asli, dan bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

IGRS ini sendiri menurut Kemenkominfo dibuat sebagai acuan yang sah sebagaimana rating yang dikeluarkan lembaga luar negeri yaitu ESRB di Amerika Serikat dan PEGI di Eropa. Dengan adanya sistem rating ini diharapkan masyarakat sebagai konsumen game bisa memilih konten-konten sesuai klasifikasi yang tepat bagi mereka, serta mencegah penyalahgunaan video game yang tidak sesuai dengan kategori usianya. Pun begitu, tidak ada lagi kontroversi 15 game yang dianggap berbahaya sebagaimana yang pernah diberitakan sebelumnya.

Bagi developer game sendiri, pengajuan klasifikasi IGRS direncanakan bakal dilakukan lewat dua mekanisme penilaian yaitu penilaian pribadi serta sistem yang berbasis online. Saat ini Kemenkominfo sedang mempersiapkan situs khusus untuk diakses para developer yang ingin mengajukan rating game berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Setiap game yang masuk nantinya diawasi komite klasifikasi bentukan kementrian yang terdiri dari staf pemerintah, tim ahli, dan perwakilan komunitas.

Penerapan rating lokal yang berbeda dari rating yang sudah ada dari lembaga luar negeri ini sendiri dikarenakan adanya perbedaan budaya antara Indonesia dengan negara-negara luar. Dalam hal ini penerapan kategori dewasa (M) versi ESRB bisa sangat berbeda dengan penerapan label dewasa (18+) oleh Kemenkominfo. Sistem rating ini sendiri telah diresmikan dan dibukukan dalam Peraturan Menteri No. 11 tahun 2016 yang mengatur klasifikasi atau rating game. 

Bagaimana menurut sahabat gamer? Apa kalian setuju dengan penerapan IGRS ini? Atau mungkin kalian justru pesimis? Jangan ragu untuk membagikan komentar kalian ya! (cg)  

Sumber: Tech in Asia ID, Kompas Tekno, IGRS

No comments:

Post a Comment

Designed By