Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Wednesday, June 29, 2016

Nostalgia Zelda Pertama dalam Breath of The Wild

Melalui Nintendo Treehouse yang digelar dalam E3 2016 Juni 2016, Nintendo akhirnya mengumumkan lebih banyak informasi terkait seri terbaru The Legend of Zelda. Game yang akan berjudul The Legend of Zelda: Breath of the Wild ini nampaknya memiliki banyak kesamaan dengan game pertama Zelda, The Legend of Zelda yang rilis di NES 30 tahun lalu. Berikut analisis CumaGamer.com.

Publik gamer, khususnya penggemar serial The Legend of Zelda telah dibuat menunggu begitu lama untuk sekuel teranyar dalam kisah utama serial ini. Iterasi teranyar Zelda ini memang ditunda tahun 2017 mendatang, namun penundaan tersebut tampaknya bakal terbayarkan dengan indah. Pasalnya, tampilan awal game ini sebagaimana yang ditunjukkan dalam E3 sanggup memukau publik gamer di seluruh dunia. Bisa dibilang, seri terbaru ini bakal menghadirkan sensasi permainan Zelda yang benar-benar berbeda dari game-game pendahulunya.


Diberi judul akhir 'The Legend of Zelda: Breath of the Wild', seri Zelda terbaru ini menjanjikan elemen Open-World dengan lingkungan yang begitu luas. Konsep open-world ini sendiri baru pertama kali diterapkan dalam game ini di sepanjang sejarah game Zelda yang memang identik dengan penjelajahan. Hal ini tentu mengejutkan basis penggemar Zelda karena selama ini lebih sering dihadapkan pada petualangan linear.

Meski mengusung konsep open-world, Shigeru Miyamoto, mastermind di balik serial Zelda mengatakan, dia lebih suka menyebutnya sebagai 'open-air'. Dan bila melihat dari demo trailer-nya dalam E3, apa yang dikatakan Miyamoto ini bisa jadi tak salah. Lingkungan dalam Breath of the Wild, sebagaimana tersirat dalam judulnya, terlihat begitu liar, kosong, dan terbuka. Lingkungan Hyrule tampaknya kehilangan peradabannya, karena sejauh mata memandang, yang ada hanya perbukitan, lembah, ngarai, padang rumput, dan gua.

Melihat lingkungan seperti ini, tidak salah bila CumaGamer.com menyimpulkan game ini adalah representasi 3D dari game The Legend of Zelda pertama yang rilis 30 tahun yang lalu di konsol 8-bit NES. Kenyataannya, pada game pertama Zelda, tidak banyak yang bisa disaksikan selain pepohonan, perbukitan, dan gua. Tak banyak pula makhluk hidup yang dijumpai kecuali para monster, hal ini juga tampak pada trailer Breath of the Wild yang tidak menampilkan satu pun manusia kecuali Link seorang.


Konon, ceritanya dalam game ini Link terbangun dari tidur panjang selama ratusan tahun. Sebuah suara perempuan membangunkannya, yang kali ini menggunakan voice acting penuh, tidak seperti game-game Zelda sebelumnya yang hanya diisi suara gumamam, tawa, dan eraman. Adanya voice acting secara penuh ini sekaligus menjadi yang pertama sejak serial ini pertama kali diperkenalkan ke publik tiga dekade yang lalu.

Saat terbangun, Link mendapati dunia Hyrule telah benar-benar berbeda. Lingkungan sekitar tampak kembali ke zaman purbakala tanpa ada satu bangunan yang ditinggali manusia. Sejauh mata memandang, yang ada hanya padang rumput dan perbukitan nan luas. Kalaupun ada bangunan, yang ada hanyalah bangunan kosong atau reruntuhan dari sesuatu yang dulunya mungkin dijadikan sebagai tempat tingga;, salah satunya Temple of Time yang terlihat kosong dan tinggal puing.

Merujuk pada timeline resmi The Legend of Zelda, seri pertama Zelda berkisah tentang kekalahan pahlawan Hyrule dan berkuasanya penyihir jahat Ganon. Ini menjelaskan kenapa lingkungan Hyrule tampak begitu tandus dan juga ada pohon besar yang terlihat mati di sana. Nah, bila memang Breath of the Wild berat terinspirasi dari game ini, maka dipastikan kisahnya kurang lebih sama. Apalagi bila melihat pada kondisi lingkungan Hyrule di Breath of the Wild yang menyiratkan hal tersebut.

Breath of the Wild bisa jadi perpaduan yang pas antara nostalgia dan inovasi. Dengan lingkungan yang begitu kosong, tentu gamer klasik akan teringat pada game perdana dari serial ini. Bedanya, kini lingkungan Hyrule yang dulunya hanya terbatas 2D dengan tampilan top-down perspective berubah menjadi begitu open-world tanpa batas dalam tampilan full 3D. Bedanya lagi, kini Link memiliki banyak kemampuan yang belum pernah dimiliki sebelumnya. Dari trailer yang ditpamerkan, tampaknya Link bakal memiliki kemampuan survival bertahan hidup di alam liar.

Sahabat gamer penggemar serial The Legend of Zelda tentunya sudah sangat penasaran bakal seperti apa game teranyar dari serial The Legend of Zelda ini. Tapi kalian mesti bersabar karena game ini baru dirilis tahun 2017 untuk konsol Nintendo Wii U dan juga konsol teranyar Nintendo nantinya, NX. Ya kita tunggu saja apakah hasil akhir game ini bakal memenuhi semua ekspektasi yang diharapkan sebelumnya? Tapi mengingat ini Nintendo, dan ini Zelda, well, sepertinya bakal epik sekali. Trailer Breath of the Wild bisa dilihat di sini. (cg)

-- Original Feature

No comments:

Post a Comment

Designed By