Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Thursday, March 10, 2016

PlayStation VR Bukan Buat Anak-anak

Sebuah pemberitahuan kesehatan dan keamanan yang ada dalam catatan firmware PlayStation 4 (PS4) 3.15 memberitahukan bahwa headset PlayStation VR hanya bisa digunakan oleh anak-anak berumur 12 tahun ke atas. Berikut informasinya dirangkum CumaGamer.com.

Revolusi virtual reality (VR) telah datang. Oculus Rift dirilis Maret ini, dengan headset HTC Vive mengikuti di penghujung April. Kedua headset VR ini diharapkan melampaui ekspektasi baik dalam hal penjualan dan juga kenikmatan, tapi membutuhkan PC berspesifikasi tinggi. 


Di satu sisi, PlayStation VR, piranti VR dari Sony yang ditujukan untuk konsol PS4 memiliki kesempatan mencapai angka penjualan jutaan unik dengan harga yang lebih murah. Aksesoris konsol headset VR ini diperkirakan rilis di tahun ini, dengan informasi pasti tanggal perilisannya segera diumumkan. 

Meski begitu, kelihatannya PlayStation VR akan memiliki jumlah pengguna yang terbatas dari yang awalnya diharapkan, walaupun untuk alasan yang baik. Sebuah detail baru ditemukan dalam permabruan firmware PS4 Sony, firmware 3.5 yang meliputi “Health and Safety Notice” atau pemberitahuan kesehatan dan keamanan untuk for PlayStation VR yang secara umum menyebut headset VR ini tidak diperuntukkan bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Gamer menjajal PlayStation VR.
Peringatan lainnya juga tercantum dalam pemberitahuan tersebut, yang merupakan standar bagi. Peringatan ini meliputi efek perasaan mual, penglihatan yang kabur, dan nyeri anggota tubuh, serta pemain membutuhkan ruang yang cukup luas untuk memainkan VR. Walaupun pembatasan umur bukan hal yang baru untuk perangkat VR, mengingat Oculus juga merekomendasikan penggunanya berusia 13 tahun ke atas untuk Rift dan Gear VR, mengetahui konsol video game mengatur pembatasan umur yang tinggi merupakan hal yang mengejutkan. 

Pertanyaannya adalah: kenapa? Apa yang menyebabkan VR membutuhkan pembatasan usia belasan tahun? Jawaban sederhananya adalah mungkin saja perangkat ini tidak cocok untuk anak-anak yang lebih muda, sebaliknya hanya bisa merekomendasikan headset untuk kepala yang pas dengannya. Tapi alasan ini tidak sepenuhnya benar, khususnya untuk headset PlayStation VR yang menggunakan kasing plastik besar. Atau mungkin optiknya tidak baik untuk mata anak-anak. 

Tapi alasan sebenarnya dari pembatasan umur ini sepertinya jauh lebih rumit dan berpotensi membahayakan. Walaupun Sony belum berkomentar terkait pembatasan umur VR ini, Oculus telah melakukannya terlebih dulu tahun lalu.

“Kami hanya merasa mari mulai di pada umur 13, mari lebih mengevolusikan teknologi, mari membangun percaya diri yang lebih banyak, tanpa mengesampingkan kesehatan dan keamanan. Dan pastinya, suatu hari kami menginginkan memiliki perangkat Oculus untuk anak-anak, khususnya untuk semua kegunaan pendidikan.”

Hal ini tentu fakta yang menyedihkan, tapi tidak cukup penelitian atau bukti baik untuk mendukung atau menolak pernyataan bahwa virtual reality memiliki dampak negatif pada perkembangan anak-anak. Rasanya menggelikan mengingat anak-anak sekarang tumbuh di depan layar televisi dan monitor, tapi VR benar-benar sebuah batas baru dan hadir dengan risikonya sendiri. Ini merupakan keputusan yang bertanggung jawab baik bagi Oculus dan Sony untuk mengatur pembatasan umur yang beralasan. Valve sepertinya akan mengikuti peraturan ini. 

Akan tetapi, sepertinya tidak semua orangtua yang memiliki headset VR bakal mencegah anak-anak mereka di bawah usia 12 tahun menjajal VR. Meski begitu, mengingat ini adalah teknologi, harapannya peringatan ini akan membuat para orangtua mencoba melakukan moderasi. Bagaimana menurut sahabat gamer? Setujukah kalian dengan pembatasan usia ini? (cg)

Sumber: Destructoid, VRFocus

No comments:

Post a Comment

Designed By