Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Sunday, March 13, 2016

Bayi Enam Bulan Taklukkan Street Fighter V

Birdie
Seorang penggemar game fighting yang juga seorang ayah mengunggah sebuah video yang unik di internet. Dalam video tersebut, bayinya yang baru berusia enam bulan berhasil menyelesaikan story mode dari game Street Fighter teranyar, Street Fighter V. Berikut informasi selengkapnya dirangkum CumaGamer.com.

Sebagaimana waralaba dengan banyak penggemar yang mengikutinya, para gamer memiliki banyak hal untuk dikatakan mengenai game Street Fighter V buatan Capcom ketika game ini tersedia untuk dibeli. Ketika banyak penggemar setia serial ini mengeluhkan minimnya fitur online atau game ini dijual dengan kondisi yang mengecewakan, masih banyak gamer yang membela Street Fighter V sebagai sebuah langkah maju bagi serial berusia panjang ini.


Opini publik mengenai Street Fighter V boleh saja bervariasi, tapi ada satu keluhan yang akan disetujui semua gamer tentanmg game ini. Yaitu story mode Street Fighter V yang disebut-sebut terlalu mudah. Bahkan saking mudahnya, bayi pun bisa menyelesaikannya. Serius, bukan bercanda, tapi itulah yang bisa dilihat dari video yang diunggah salah seorang penggemar Street Fighter. 

Bayi 6 bulan memainkan Street Fighter V.
Dalam sebuah video yang diunggah tanggal 11 Maret lalu, YouTuber bernama Papapaint memutuskan untuk menunjukkan betapa mudahnya story mode Street Fighter V, dengan membiarkan putranya yang baru berumur enam bulan bermain sebagai Birdie. Sang ayah hanya menahan bayinya, dan membiarkan bayinya menepuk-nepuk kontroler gamenya. Sebagaimana yang tampak di video, bayi tersebut berhasil melayangkan pukulan, tendangan, special move, taunt, dan bahkan bisa meluncurkan EX version dari charging headbutt Birdie, Bull Horn.

Setelah dua menit memukul-mukul tombol secara acak, si bayi berhasil menamatkan story modenya. Namun dalam pertarungan terakhirnya, dia hampir saja kalah dari Karin Kanzuki saat si bayi kehilangan minat memukul tombol. Video ini pun mengundang banyak reaksi dari para user YouTube, yang segera saja menyebut video ini palsu, tapi Papapaint membalas dengan pembelaan dalam deskripsi videonya.

“Saya terlalu sibuk untuk menghabiskan waktu demi memalsukan bayi saya menamatkan story mode yang mudahnya keterlaluan dengan memukul acak tombol-tombolnya,” tulis Papapaint sebagaimana diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh CumaGamer.com. 

Para penggemar game fighting pun mulai membicarakan bayi ini, dengan para komentatornya menyatakan bayi ini sebagai “Baby for EVO 2016.” Sementara yang lainnya berharap bayi ini berhadapan dengan Lupe Fiasco, seorang rapper yang secara mengejutkan mengalahkan jawara Street Fighter, Diago Umehara dalam pertarungan ekshibisi Street Fighter V. 

Meskipun Capcom menjanjikan Street Fighter V akan mendapatkan pembaruan story mode yang cinematic di suatu waktu bulan Juni mendatang, story mode dalam game ini saat ini dikritik karena durasinya yang pendek, cerita yang membosankan, dan tingkat kesulitan easy yang konyol. Capcom cepat saja membela story mode game ini dan bahkan mendiskusikan implementasi tingkat kesulitan dalam mode ini, tapi para penggemar game fighting sudah terlanjur memberikan label “baby easy” pada game ini. Dan dengan beredarnya video Papapaint, sepertinya label tersebut sangat akurat. Video tersebut bisa dilihat di sini.

Bagaimana menurut sahabat gamer? Apa menurut kalian story mode dalam Street Fighter V memang terlalu mudah? Apa menurut kalian si bayi benar-benar menamatkannya? (cg)

Sumber: YouTube

No comments:

Post a Comment

Designed By