Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Sunday, February 28, 2016

Review: Plants Vs. Zombies - Garden Warfare 2

TERASA LEBIH LENGKAP

Solo quest, hub world, dan split-screen yang kuat menjadikan Plants vs. Zombies: Garden Warfare 2 sebuah peningkatan signifikan dibandingkan game pendahulunya..

Cukup aman rasanya mengatakan tidak ada yang benar-benar mengira PopCap Games membawa waralaba game 2D tower defense Plants vs. Zombies dan menciptakan sebuah game third-person shooter berjudul Plants vs. Zombies: Garden Warfare. Walaupun berbeda jauh dari akar utama serial ini, nyatanya Garden Warfare pertama sanggup menyajikan pondasi gameplay yang solid, tapi banyak yang menyebut game ini kekurangan konten. Syukurlah kekurangan konten tersebut dapat diperbarui dalam sekuelnya, Plants vs. Zombies: Garden Warfare 2. 


Plants vs. Zombies: Garden Warfare 2 terasa sebagai sebuah game yang lebih lengkap dibandingkan pendahulunya. Game ini menawarkan mode-mode game yang sama dan karakter-karakter penuh warna seperti sebelumnya, dilengkapi konten baru dalam bentuk tipe pertempuran Herbal Assault dan enam class baru. Total 16 class dalam game ini memiliki karakter spesialnya masing-masing, dan kesemuanya memasukkan lebih banyak kepribadian ke dalam permainannya. 


Garden Warfare 2 juga hadir sebagai game yang dipoles dengan lebih baik, dengan keseimbangan dalam permulaannya. Garden Warfare pertama kelihatannya memiliki isu keseimbangan ketika pertama kali dirilis, di mana plants terasa lebih mudah memenangkan pertempuran melawan zombies. Dalam Garden Warfare 2, para zombies diberlakukan lebih sebagai bagian integral dari permainan secara umum. Contohnya, pada game sebelumnya hanya plants yang memiliki akses ke mode tower defense Garden Ops. Tapi dalam Garden Warfare 2 para zombies juga memiliki modenya sendiri yang disebut Graveyard Ops. Hal ini memberikan lebih banyak alasan bagi para pemain untuk meningkatkan beragam class zombies, bukan lagi hanya berfokus pada plants. 

Dari permulaannya, kalian akan ditantang untuk mencoba semua class yang berbeda, dan menemukan yang mana yang cocok dengan gaya bermain kalian. Class-class ini bisa ditukar satu sama lain dalam hub world baru yang disebut Backyard Battleground, yang merupakan portal ke semua mode game dan konten dalam Plants vs. Zombies: Garden Warfare 2. Backyard Battleground adalah ulasan dari pengalaman bermain kalian dan jauh lebih menarik dari sekadar memilih-milih menu untuk menentukan mode game seperti dalam game-game lainnya. Selain memungkinkan kalian melompat ke dalam pertempuran online, Backyard Battleground juga memiliki fitur-fitur enemies roaming, hidden collectibles, dan hiburan menarik lainnya, seperti lapangan sepakbola yang bisa digunakan untuk memainkan sepakbola sungguhan. 


Kalian juga akan menemukan para NPC yang bisa diajak mengobrol di Backyard Battleground, yang terbagi dalam sisi plant dan sisi zombies Suburbia. Di sisi plant, kalian bakal melaporkan kepada Crazy Dave dan mesin DaveBot 3000 miliknya yang begitu ceria. Bagi para zombies, sang pemimpin adalah ilmuwan jahat Dr. Zomboss. Berbicara dengan Crazy Dave dan Dr. Zomboss memungkinkan kalian menyelesaikan solo quests. Dari sebuah perspektif gameplay, quest-quest ini terasa begitu hambar dan punya peran kecil dalam mengajarkan beberapa mekanik game ini kepada kalian. Meski begitu, hadiah untuk menyelesaikan solo quest ini adalah rangkaian cut-scenes yang penuh dengan kekonyolan dan humor segar. 

Menyelesaikan solo quests maupun multiplayer quests bakal menghadiahkan kalian dengan stars yang kegunaan untamanya untuk membuka peti-peti di Backyard Battleground. Stars melengkapi coins yang digunakan untuk membeli card packs. Seperti banyak game EA terkini, Garden Warfare 2 membuat kalian membeli card packs ini untuk membuka konten baru dalam gamenya, seperti karakter-karakter dan item-item yang bisa digunakan. Tapi masih belum bisa diketahui apakah model mictrotransactions yang kontroversial dalam game Garden Warfare pertama bakal ditambahkan pasca peluncuran Garden Warfare 2, tapi saat ini kalian hanya bisa bisa mendapatkan coins dan card packs ini melalui permainan dalam gamenya. 


Dengan tidak adanya microtransactions, paling tidak untuk saat ini, penambahan solo quests, dan Backyard Battleground, Garden Warfare 2 jelasnya sebuah versi lengkap dari game aslinya. Bersamaan dengan peningkatan-peningkatan yang sudah disebutkan di atas, game ini juga meningkatkan fungsi split-screen, di mana kalian kini bisa memainkan semua tipe pertempuran multiplayer dalam lobi pribadi dengan bots. 

Pertempuran-pertempuran ini bisa dikustomisasi dengan gameplay mutator yang unik, seperti menurunkan gravitasi atau memunculkan semuanya dengan health yang benar-benar rendah. Mutator-mutator ini menjadikan pertempuran pribadi layak untuk dimainkan, bahkan bagi mereka yang memilih bermain melawan gamer lainnya secara online. Berbicara mengenai online multiplayer, bagi kalian yang sudah memainkan game ini melalui EA Access mungkin sudah tahu, bahwa saat ini tidak dimungkinkan membawa para pemain split-screen ke dalam pertempuran online. Bila itu belum cukup, bermain dalam split-screen juga membuat teks dalam game secara virtual tidak terbaca. Disamping keterbatasan-keterbatasan ini, split-screen yang secara umum mengalami peningkatan tentu patut diapresiasi. 


Kalian juga mungkin akan memberikan apresiasi pada visual game yang begitu menawan, yang membawa art style anehnya menjadi hidup. Warna-warna bersemangat dalam game ini menjadikannya sebuah alternatif nyata dari kegelapan, grafis-grafis kelam yang biasanya mendominasi game shooter, dan lagi frame rate game ini terasa begitu halus sebagaimana semestinya. 

~~DATA GAME~~
JUDUL: Plants Vs. Zombies - Garden Warfare 2
DEVELOPER: PopCap Games
PUBLISHER: Electronic Arts
PLATFORM: Windows, PS4, Xbox One
RILIS: 23 February 2016
GENRE: Tower Defense, third-person shooter
MODE: Single-player, multiplayer
CumaGamer Score: 8 dari skala 10.


Dari grafis yang menarik hingga fitur-fitur gamplay yang mengalami perkembangan, Plants vs. Zombies: Garden Warfare 2 jelas merupakan sebuah peningkatan dari game pertamanya dalam berbagai aspek. Meski begitu, game ini masih terasa memiliki skala yang kecil bila dibandingkan game-game lain dalam genre ini, yang mungkin akan menjadikannya tidak terlalu diminati para penggemar game shooter. Sebuah campign single-player yang penuh, online support split-screen, dan bahkan sebuah open world yang lebih besar bisa jadi membantu game berikutnya dalam mencapai kepopuleran di antara game-game populer di genre ini. Plants vs. Zombies: Garden Warfare 2 kini sudah tersedia untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One. (cg)

Sumber: GameRant

No comments:

Post a Comment

Designed By