Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Tuesday, January 19, 2016

Sejarah Singkat Pembajakan Video Game


Menarik untuk mengetahui bahwa para pembajak video game atau cracker, sudah mulai kesulitan dalam membajak video game-video game terkini. Bahkan kabarnya, dengan teknologi enkripsi yang semakin canggih, pembajakan video game bisa hilang dalam tempo dua tahun ke depan. Lantas, bagaimana sebenarnya riwayat pembajakan video game itu sendiri? CumaGamer.com mencoba mengulasnya dari permulaan pembajakan ini terjadi.

Selama ada barang bagus, orang-orang akan selalu ingin mendapatkannya secara gratis. Atau paling tidak mendapatkannya dengan harga yang jauh lebih murah. Dan ada cara untuk melakukan hal tersebut, cara ilegal yang disebut pencurian. Dalam dunia game, kita menyebutnya pembajakan, tapi sebutan itu tidak lantas menjadikannya jadi tidak ilegal. Tetap saja, pembajakan adalah ilegal, sampai kapanpun.


Seiring biaya pembuatan video game yang semakin mahal, pembajakan video game menjadi sebuah isu yang semakin besar. Pembajakan adalah cara cepat untuk mendapatkan game-game gratis. Tapi, pembajakan juga merupakan cara cepat untuk memiskinkan para pembuat atau developer video game, membuat anak-anak mereka game menjadi kelaparan. Itu faktanya. Tapi bagaimana sebenarnya pembajakan ini bermula? Semuanya dimulai di tahun 80-an, dan berlangsung hingga awal tahun ini, dan sepertinya masih akan terus berlanjut.


Pembajakan Tape
 
Media tape di ZX Spectrum.
Di era 1980-an, Spectrum dan C64 menguasai video game di komputer rumahan. Game-game hadir di dalam kaset tape, dan media ini memiliki keuntungan besar. Kaset tape sangat mudah dikopi bila kalian punya sebuah twin-deck tape recorder. Kaset game ada di satu deck, sementara kaset kosong ada di deck yang lain. Lantas, tinggal menekan tombol Play dan Record, memunculkan suara listrik berisik, yang mungkin bisa dibaratnya sebagai tangisan kaset bajakan yang baru saja lahir.

Kaset audio merupakan teknologi yang sangat dasar, awalnya diciptakan untuk merekam perkataan sederhana dan tidak ditujukan sebagai media penyimpanan profesional. Sehingga, media ini memiliki masaah dalam hal kemampuan proteksi copy. Jadi para publisher mesti bekerja keras di luar tape tersebut, untuk mempertahankan hak cipta mereka.


Tiruan Konsol Tak Berizin
 
Dendy, tiruan NES yang populer di Rusia.
Sementara pada konsol game rumahan di era 80-an, memainkan game secara gratisan bisa dibilang sulit untuk dilakukan. Bersamaan dengan konsol, ada cartridge game, media penyimpanan yang bisa dibilang anti pembajakan. Mengingat data game ini tersimpan dalam lapisan plastik yang sekeras batu, memunculkan sebuah perlindungan masa depan bagi video game dari usaha pembajakan. Dan memang media ini terbilangh ampuh, hingga kemudian muncul konsol tiruan alias clone. NES dari Nintendo merupakan konsol yang memopulerkan media ini, sekaligus menjadi konsol yang paling banyak ditiru bahkan hingga saat ini.

Hardware NES telah di-kloning berkali-kali, menciptakan begitu banyak konsol yang kompatibel dengan game-game NES, namun tidak memiliki izin. Banyak dari konsol tiruan ini yang sudah dimodifikasi sehingga ROM game sudah tersedia di dalam memori internalnya. Sebagai konsol tak berizin, konsol-konsol tiruan ini pun mampu menerima cartridge game yang tak berizin pula. Biasanya cartridge tak berizin ini dibuat menggunakan Jimmy McROMRipper.

Respon terhadap pembajakan model ini bervariasi. Mengingat kebanyakan mesin-mesin tiruan ini dijual di wilayah-wilayah yang tidak dimasuki Nintendo secara resmi, salah satunya Indonesia, peredarannya dibiarkan begitu saja. Contohnya adalah Dendy, tiruan NES yang beredar di Rusia, justru menjadi populer di negeri Tetris ini sebagaimana kepopuleran NES resmi di Jepang dan dunia barat.


Blobby Discs

 
Penjual CD game bajakan.
Floppy disc, yang kita kenal akrab dengan nama disket, merupakan media digital pertama, salah satunya digunakan sebagai media game. Sayangnya, data dalam disket begitu mudah dikopi, dan tanpa perlu CumaGamer.com jelaskan, bagi kalian yang besar di era disket pasti tahu bagaimana kalian bersama teman-teman saling berbagi game dalam disket, bahkan guru admin CumaGamer.com dulu juga ikut-ikutan ‘membajak’ game dengan disket.

Kemudian industri video game memasuki era CD, yang menjadi fokus bagi para perusahaan pembuat konsol. Media CD lantas menjadi media utama bagi game PC dan konsol rumahan, mengingat kemampuannya dalam menyimpan banyak data, seiring perkembangan konten video game yang semakin lama semakin kaya. Sama seperti disket, CD begitu mudah dikopi, dan mungkin sebagian besar sahabat gamer merupakan pengguna CD game bajakan untuk konsol PS1 maupun PS2.

Begitu mudahnya dibajak, membuat floppy disc dan CD kerap disebut ‘Blobby Disc’. Entah darimana istilah ini muncul. Mudahnya pembajakan dalam disket dan CD ini membuat industri video game mesti berupaya lebih keras. Baik dalam menawarkan insentif untuk membeli game resmi dan menempatkan penghalang untuk mencegah pembajakan. Metode pencegahan pembajakan atau anti pembajakan pun mengalami pengembangan, namun secara keseluruhan, praktik pembajakan dalam blobby disc ini terus berlanjut.


Cartridge Game Boy Multi-ROM

 
Contoh Game Boy multicart.
Ingat kan bagaimana menyingkirkan sistem copy protection dari hardware NES membuka pasar bagi cartridge multi-ROM tak berizin. Dengan Game Boy, Nintendo mengambil alih kendali dengan menghilangkan copy protection mereka sendiri. Sehingga, dengan tanpa protokol keamanan NES, Game Boy bukan hanya memungkinkan game-game dari region manapun bisa dimainkan, tapi juga memungkinkan masuknya cartrige bajakan. Segera saja setelah kasing cartridge ilegal dan papan circuit tersedia, mudah menemukan sebuah cartridge Game Boy berisi 10 ROM game sekaligus.

Cartridge multi XX-in-1 menyebar begitu luas, sehingga tidak mungkin untuk melenyapkannya secara penuh. Cartridge model ini bermula dan banyak ditemukan di wilayah timur. Gamer barat biasanya membelinya kala berlibur ke wilayah timur. Sementara jumlahnya begitu sedikit di Amerika Serikatm, tidak heran mengingat bagaimana tekanan keras dari Nintendo of America dalam mencegah pembajakan software mereka.


Modifikasi Konsol
 
Contoh modifikasi konsol.
Di sinilah di mana pembajakan mulah bergerak ke era modern. Seiring video game semakin tersebar luas, potensi keuntungan dari pembajakan pun menjadi semakin besar. Hal ini diantisipasi dengan kompleksitas teknologi konsol, menjadikan mesin-mesin tiruan bukan lagi menjadi pilihan. Hingga kemudian seni hitam modifikasi konsol mulai merebak dan berkontribusi dalam pembajakan video game.

Modifikasi atau modding konsol memulai jalannya di era 16-bit, ketika menambahkan tombol ke konsol SNES dan Mega Drive diperlukan untuk melenyapkan region lock menjadi praktik yang umum. Saat itu, butuh waktu lama bagi sebuah game untuk dirilis dari satu region ke region yang lainnya. Sehingga proses ini menjadi jalan keluar bagi gamer yang tidak sabar menunggu perilisan suatu game yang sudah dirilis di luar regionnya.

Sejak era PlayStation ke depan, praktik modifikasi ini berevolusi. Praktik baru lahir, yaitu menginstal chip tidak resmi ke dalam konsol dengan tujuan melewati region-lock mesin dan copy protection mereka. Hal ini memungkinkan CD game bajakan bisa digunakan tanpa halangan. Game-game dalam CD ditambah mod chips ditambah CD burner gratisan, menjadi pembajakan video game semakin lebih mudah dari sebelum-sebelumnya.

Keberhasilan modifikasi konsol bervariasi tergantung sistem legal pada masing-masing negara. Tapi kebanyakan pemilik platform melakukan lobi-lobi untuk menjadikan mod chip dinyatakan ilegal secara hukum. Di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, contohnya, modding copy protection dinyatakan ilegal. Tapi kemudian Australia menyatakan modding untuk menghilangkan region-lock merupakan hal yang bisa dibenarkan.

Penghalang besar bagi modifikasi konsol adalah penyebaran konektivitas internet dalam konsol-konsol generasi terkini. Bila mesin milik kalian telah dimodifikasi dan online, perusahaan pembuat konsol mampu mendeteksinya. Mereka akan mengirimkan sinyal yang mematikan jaringan internet kalian.


Sharing File Online
 
Ilustrasi berbagi file.
Kalau yang ini sepertinya sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Internet memungkinkan siapa saja berbagi beragam hal. Mulai dari gambar, video, suara, dan dalam hal ini, video game. File-file video game bisa dengan mudah didistribusikan langsung dari satu pembajak ke pembajakn lainnya, dari tempat manapun di dunia. Dan sahabat gamer mungkin merupakan pelanggan setia game gratisan yang bisa didapatkan dengan mudah dengan mengetikkan kata kunci di mesin pencari.

Baik itu melalui jaringan berbagi file, torrent atau pengunduhan langsung, bermain game ilegal ada di mana-mana. Game di PC menjadi sasaran utama, tapi dengan chip modifikasi, model pembajakan ini juga terbuka untuk game-game konsol.

Industri video game lantas menjawabnya dengan tiga huruf, DRM. Kebanyakan dari metode ini menggunakan konektivitas internet untuk mengidentifikasi dan mendaftarkan sebuah game. Dan beberapa di antaranya, seperti DRM pada game Spore milik EA, memungkinkan pembatasan jumlah penginstalan. Hal ini mengubah pembelian resmi menjadi penyewaan jangka panjang. Ironisnya, hal ini dimanfaatkan untuk pembajakan video game, dan Spore menjadi game paling banyak dibajak di tahun 2008.

Sementara itu, Ubisoft memaksa para pemain untuk secara konstan terhubung ke dalam server mereka bila ingin memainkan gamenya. Hal ini menjadi kurang populer di kalangan gamer. Berunrung, kini kita memiliki Steam, yang memiliki pengunduhan aman, registrasi produk permanen bagi user, dan filosofi unduh di manapun. Sejauh ini Steam menjadi pilihan terbaik di dunia. Steam telah mengubah bagaimana cara kita bermain, dan kalian pasti setuju bukan?


Flash Card DS
 
NDS Flash Card.
Inilah yang terjadi ketika multi-cart Game Boy bertemu online file sharing. Dengan menggunakan sebuah memory card Micro-SD, sebuah cartridge DS tak resmi dan internet, sangat mungkin untuk ‘memiliki’ setiap game DS secara gratis. Alurnya, ROM unduhan dan bajakan masuk ke SD, SD masuk ke cartridge, dan cartridge masuk ke DS. Dan kemudian, DS menjadi konsol paling dibajak yang pernah ada.

Setelah melalui kampanye yang panjang, Nintendo berhasil membuat R4, pirate card DS paling populer, dinyatakan ilegal di Austrailia, Inggris, dan Jepang. Hal sama berlaku pada bagi pedagang dan distributornya. Proteksi ini terbilang terlambat untuk DS, di mana hampir semua katalog gamenya sudah dibajak. Tapi memiliki proteksi legal artinya 3DS mungkin bisa terlindungi lebih baik lagi.


Custom Firmware PSP
 
Memainkan GameCube di PSP.
Dengan menggunakan variasi hack dan eksploitasi, kini mungkin untuk menginstal software tak berizin ke dalam PSP dengan menggunakan custom firmware tidak resmi yang melewati prosedur keamanan. Dengan firmware yang tepat terinstal, jadi mungkin untuk menjalankan kopi digital dari UMD, emulator-emulator untuk konsol-konsol lain, dan program-program buatan sendiri. Dan hasilnya, hardware PSP menjadi terkenal untuk banyak alasan yang tidak pernah diperkirakan Sony.

Hal ini memicu ‘perang’ antara Sony melawan pembajak, dengan banyaknya firmware, patch, counter-firmware dan counter-patch yang dirilis oleh keduanya. Hal ini berlangsung beberapa tahun, hingga Sony menambahkan fitur baru yang berguna lewat pembaruan firmware mereka untuk mendorong para user menggunakan yang resmi.


PS Jailbreak
 
PS3 Jailbreak
Merupakan perlengkapan terkini dalam ‘persenjataan’ pembajak, PS Jailbreak merupakan sebuah pencapaian atas apa yang selama ini diperkirakan tidak mungkin bisa dilakukan. Jjailbreak sukses meretas PS3 dengan baik dan teoat, tanpa membutuhkan modding konsol permanen. Merupakan sebuah mod chip pada stcik removable USB, memungkinkannya menjalankan game-game yang terback-up secara digital di PS3, sekaligus game buatan sendiri yang tidak memiliki hak cipta. Hal ini dimanfaatkan pengembang Jailbreak untuk menjawab argumen Sony bahwa perangkat ini sebenarnya bukanlah untuk pembajakan. Versi bajakan blu-ray pun segera menyebar luas secara online dan Sony tidak tinggal diam.

**

Itulah tadi sejarah singkat pembajakan video game yang rupanya sudah ada tak lama sejak video game eksis di dunia. Bagaimana pendapat sahabat gamer mengenai pembajakan video game? Apa kalian menentang pembajakan game? Atau justru kalian gamer yang memanfaatkan game bajakan? Atau mungkin kalian tengah mencoba beralih dari game bajakan dengan membeli game-game orisinal? Yuk dukung developer game dengan berhenti memainkan game bajakan. Sekarang banyak kok game-game orisinal yang harganya terjangkau. (cg)

Sumber: GamesRadar+

No comments:

Post a Comment

Designed By