Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Monday, January 25, 2016

Review: Oxenfree

PENUH MISTERI, MINIM TEKA-TEKI


Sebagai game pertama yang paling dinantikan kehadirannya di 2016, Oxenfree punya banyak beban berat. Mungkin terlalu banyak bebannya, karena game ini sebelumnya dispekulasikan membawa elemen supernatural yang tidak biasa.

Oxenfree adalah game petualangan dengan sangat sedikit teka-teki, tidak ada mekanik permainan yang keren, dan fokusnya ada di jalinan ceritanya. Ini adalah sebuah game di mana para pemainnya akan mengenal banyak karakter remaja, yang tampak dari sudut pandang karakter utamanya, Alex, dan pada akhirnya kalian akan melihat bagaimana lima remaja ini berkembang dalam beberapa cara. Itulah sedikit tentang Oxenfree. Bila kalian mencari sesuatu seperti Broken Age, Oxenfree tidak menawarkan aspek puzzle atau teka-teki. 



Developer Night School Studios memasukkan elemen supernatural dengan kisah yang sudah usang ke dalam game ini. Sebagai Alex, kalian akan berpetualang melintasi dan menyentuh objek-objek interaktif yang ada dalam dunia game ini. Objek-objek ini akan membuka lebih banyak jalinan ceritanya. Bersamaan dengan itu, Alex memiliki akses pada radio sekolah tua yang bisa “tune” ke dalam objek-objek supernatural. Ini adalah ide yang keren, yang cerdas, yang rasanya kurang dimanfaatkan dan sedikit terlalu sederhana. Kenyataannya, keseluruhan game ini begitu simpel dalam interaktivitas yang dimiliknya. 


Sulit untuk menyimpulkan apa yang salah dan yang benar mengenai cerita dan mekanik penceritaan tanpa memberikan detail-detail kuncinya. Tapi game ini berjalan secara pelan dalam mengungkap lapisan-lapisan misteri dan pada akhirnya pra gamer akan terkejut. Tema-tema kematian dan kehilangan begitu terasa kental dalam Oxenfree, tapi seringkali terasa tema-tema ini tak terasa pengalamannya. Elemen-elemen supernatural dalam Oxenfree sedikit lebih berhasil dan masuk, memunculkan sebuah pengalaman yang memompa adrenalin, tapi ini bukan game horor. Sangat jelas bahwa Oxenfree berupaya memengaruhi pemainnya, tapi sajiannya tidak selalu berhasil. 


Jadi, meski Oxenfree memiliki konsep yang begitu menggugah, eksekusinya kurang terasa pada beberapa area. Melangkah adalah masalah besar dalam game ini, di mana kecepatan berjalan yang lambat, dan pembatasa over world. Ketika kalian tiba di Edwards Island, sejenis pantai, kalian akan menemukan pulau ini terbagi dalam beberapa area, dan masing-masing area ini merupakan titik kunci dalam penjelajahan, eksposisi, atau character development. Namun, bergerak di antara area ini seringkali terasa begitu lambat, yang terasa lebih baik dikarenakan interaksi karakter-karakternya.


Interaksi-interaksi karakter ini merupakan elemen paling menarik dalam Oxenfree, menawarkan sistem berdasar pilihan yang sama sebagaimana dalam game-game seperti The Walking Dead. Dengan tiga pilihan yang hadir hampir di setiap cabang dialog, tergantung pada pemain untuk memtuskan bagaimana yang dirasakan Alex mengenai masing-masing karakter pada setiap momen yang ada, dan hasilnya karakter-karakter ini akan bereaksi pada opsi-opsi yang telah dipilih. Dijamin, kebantakan reaksi dan pilihan terlihat kecil dalam skalanya, tapi itulah yang membuatnya memiliki nilai lebih. Tidak ada jawaban “good” atau “bad”, tapi merupakan cara yang jujur dalam beraksi pada sebuah situasi. 


Karena begitu sedikit interaktivitas dalam game ini, di luar dari pilihan-pilihan yang ada dalam dialognya, gambar dan musiknya terlihat bagus dan merupakan keunggulan yang dimiliki Oxenfree. Secara visual, Oxenfree menggabungkan warna-warna dengan estetika yang menjadikanya terlihat digambar menggunakan tangan, menjadikan game ini selalu bagus untuk dilihat. Dan musiknya, menciptakan atmosfer yang tak terelakkan. Tak perlu ditanya, game ini terlihat begitu bagus dan terdengar begitu indah. 


~~DATA GAME~~
JUDUL: Oxenfree
DEVELOPER: Night School Studio
PUBLISHER: Night School Studio
PLATFORM: Windows, OSX, Xbox One, PS4
RILIS: 15 Januari 2016
GENRE: Adventure
MODE: Single-player
CumaGamer Score: 7 dari skala 10.


Tapi yang paling penting, penerimaan kalian mengenai Oxenfree tentu akan berbeda satu sama lain, sehingga menjadikannya sulit untuk benar-benar bisa merekomendasikan game ini. Ceritanya unik dan tema-temanya begitu dewasa, tapi penceritaan kisahnya tidak setajam yang semestinya. Lebih jauh lagi, mekanik sebenarnya dari game ini terasa begitu standar untuk sebuah game tentang misteri. Jadi jangan harap bakal berhadapan dengan tantangan-tantangan besar di sepanjang kalian memainkannya. CumaGamer.com menilai, konflik-konflik utama dalam Oxenfree adalah pilihan-piihan dalam sajian dialognya, yang nantinya akan memengaruhi pertumbuhan Alex sebagai wanita muda yang berhadapan dengan skenario yang tidak biasa.

CumaGamer.com menilai Oxenfree sebagai game yang layak dimainkan, dengan beberapa kelemahan. Melangkah memang menjadi masalah, tapi pengalaman yang dihadirkannya bisa menjadi sebuah pengalaman tak terlupakan bila kalian menerima konsep buatan Night School Studio ini. (cg)

Sumber: GameRant

No comments:

Post a Comment

Designed By