Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Thursday, January 21, 2016

Keluarga Pemberontak Tuntut Activision Rp 15 T

Savimbi dalam game Call of Duty
Activision tampaknya belum akan jauh dari masalah. Gara-gara penggambaran salah satu tokoh dalam game Call of Duty, raksasa video game ini dituntut hingga Rp 15 triliun! Bagaimana ceritanya? Berikut berita selengkapnya dirangkum CumaGamer.com.

Setelah dituduh melakukan pelanggaran hak cipta dan dituntut Virtual Gaming Technologies di penghujung 2015, publisher game Activision kembali terlibat masalah terkait salah satu karakter dalam game Call of Duty Black Ops II terbitan mereka.



Tuntutan datang dari keluarga tokoh pemberontak Angola Jonas Savimbi. Ketiga anak Savimbi yang kini berdomisili di Prancis merasa keberatan dengan penggambaran ayah mereka dalam game first-person terpopuler tersebut.

Savimbi sendiri dikenal sebagai pemimpin National Union for the Total Independence of Angola (Unita). Dalam Call of Duty, menurut putra-putra Savimvi, tokoh ini digambarkan sebagai karakter yang barbar dan kejam. Padahal, menurut pihak keluarga, Savimbi dikenal berjiwa pemimpin serta penuh strategi.

Melalui kuasa hukumnya, keluarga Savimbi menuntut uang sebesar 1 milliar Euro atau sekitar Rp 15 triliun kepada Activision Blizzard cabang Prancis.

Savimbi sendiri merupakan pengagas gerakan gerilya melawan pemerintahan Angola. Savimbi tewas tahun 2002 dalam sebuah perang melawan tentara pemerintah.

Terkait tuntutan, Activision Blizzard diwakili Etienne Kowalski menolak memberikan ganti rugi dan menyatakan kalau Savimbi digambarkan sebagai karakter yang baik dan ditampilkan dengan adil dalam Call of Duty.

Kasus tuntutan seperti ini bukan yang pertama terjadi pada Activision. Pada tahun 2014, Diktator Panama Manuel Noriega yang kini tengah dihukum penjara melayangkan tuntutan yang sama, namun ditolak hakim karena dinilai masih dalam batasan kebebasan berekspresi. (cg)

Sumber: Liputan 6

No comments:

Post a Comment

Designed By