Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Saturday, December 19, 2015

Review: Tom Clancy's Rainbow Six Siege

SERU, TAPI TIDAK MAKSIMAL.



Tom Clancy’s Rainbow Six Siege memiliki polesan rilisan berdana besar. Tapi jumlah konten yang diharapkan untuk disaksikan nyatanya mirip game berdana rendah mirip game free-to-play.

Pembatalan Rainbow Six: Patriots membuat masa depan waralaba tactical shooter ini menjadi tanda tanya. Ubisoft lantas memperkenalkan Tom Clancy’s Rainbow Six Siege ke dunia dengan demo E3 2014 yang mengesankan, yang mana menjanjikan bakal membawa serial ini kembali ke akarnya, dengan juga menambahkan lingkungan yang dapat dihancurkan tingkat tinggi sebagai kombinasinya. Siege menawarkan janji-janji ini, tapi kekurangan konten secara umum membawanya jauh dari potensi nyata waralaba ini. 



Rainbow Six Siege berisi tiha mode game utama. Sebuah mode yang mungkin bakal dimainkan cukup lama oleh gamer adalah multiplayer standar, yang menghadirkan dua tim terdiri dari lima orang bertempur satu sama lain dengan latar peta-peta yang didesain begitu baik dan begitu detail. Secara multiplayer, tim-tim yang bertempur bakal bergiliran menyerang dan bertahan dalam beberapa tipe pertarungan multiplayer yang berbeda satu sama lain. 

Tipe-tipe pertarungan ini meliputi situasi penyanderaan, misi menjinakkan bom, dan lebih banyak lagi. Objektif aktualnya mungkin berbeda antara tipe-tipe pertarungan yang ada, namun semuanya memiliki konsep yang sama dengan satu tim membarikade sebuah ruangan dan tim lainnya mencoba menemukan dan menyingkirkan tim yang bertahan tersebut. Objektif ini jarang menjadi faktor bagi gamer meningkatkan pengalamannya, di mana jadi lebih mudah menyingkirkan semua anggota musuhnya, dan begitulah pada dasarnya setiap orang melakukannya secara online. 


Bila kalian bosan dengan PvP multiplayer, kalian bisa bekerja secara kooperatif dalam mode Terrorist Hunt yang dihadirkan kembali di Siege. Objektif-objektif dari multiplayer diintegrasikan di sini untuk memberika rasa tambahan Terrorist Hunt, tapi untuk kebanyakan bagian, veteran dari waralaba ini mestinya tahu benar apa yang diharapkan. Bagi mereka yang tidak familiar dengan sejarah serial ini, Terrorist Hunt memberikan para pemain tugas untuk menemukan dan membunuh semua musuh yang dikendalikan AI di berbagai penjuru peta, walaupun Siege juga menambahkan beberapa tipe pertarungan bertahan. 

Mode utama ketiga dari game ini adalah Situations, di mana walaupun Rainbow Six Siege tidak memiliki campaign single player yang sebenarnya, tetap saja merupakan pengalaman single player. Situations adalah tantangan-tantangan yang didesain untuk mengajarkan para pemainnya tentang bagaimana memainkan game ini, walaupun lebih terasa menyenangkan dibandingkan sekadar tutorial video game standar. Lebih jauh lagi, setiap situasi memiliki tiga bonus objektif yang bertujuan mengajari para pemain mengenai strategi-strategi baru, sekaligus menambahkan replay value game ini.


Mode Situations sebenarnya menyenangkan, tapi datar dan bisa diselesaikan hanya dalam hitungan beberapa jam. Meski begitu, ada pengalaman single player lainnya dalam Rainbow Six Siege, yaitu melalui tipe pertarungan Lone Wolf dalam Terrorist Hunt. Sebagaimana namanya, ini adalah versi solo dari Terrorist Hunt, meski cukup aneh, tetap saja membutuhkan koneksi internet agar bisa berfungsi. 

Terrorist Hunt, multiplayer, dan Situations semuanya menyenangkan untuk beberapa jam, tapi dengan hanya 11 peta dan beberapa variasi pertempuran, Siege kehabisan tenaganya dengan cepat. Ada beberapa konten unlockable yang bisa dikejar bagi mereka yang menggilai serial ini, meliputi sejumlah operatives yang masing-masing memiliki gadget unik, tapi tidak cukup menarik sebagai daya tarik dalam game ini. 


Walaupun Rainbow Six Siege secara jelas memiliki defisiensi konten, permainan dari menit ke menit tetaplah menyenangkan. Hal ini khususnya ketika bermain dengan banyak teman, tapi gamer-gamer online secara acak juga sama menyenangkannya bila mereka sama-sama bermain untuk mendapatkan kemenangan. 

Sayangnya, komunitas online dalam Rainbow Six Siege tidak selalu ingin bekerja sama. Kebanyakan pemain tidak menggunakan mik, yang bisa membuatnya terasa kurang dalam sebuah game yang membutuhkan komunikasi kopnstan di antara rekan sesama tim. Yang lebih buruk lagi adalah adanya para pemain yang suka membunuh teman satu timnya. Ya walaupun Ubisoft mengklaim mereka memiliki rencana untuk mengatasi para team killers dalam Rainbow Six Siege ini, hal ini masih menjadi masalah sejak gamenya diluncurkan. Mungkin menerapkan sebuah playlist yang menghapus tembakan ke arah rekan satu tim bisa mengalihkan isu ini, walaupun hal itu terwujud bisa berdampak pada sensasi realitas tactical yang coba dibangun game ini. 

Pembunuhan tim sendiri merupakan sebuah masalah yang perlu diselesaikan, tapi walaupun demikian, pengalaman online dalam Rainbow Six Siege terasa bebas dari frustrasi. Sejak servernya hidup, game ini berjalan dengan sempurna, dengan matchmaking yang begitu instan dijalankan. Walaupun beberapa gamer melaporkan adanya isu-isu server pada Rainbow Six Siege di PC. 

~~DATA GAME~~
JUDUL: Tom Clancy's Rainbow Six Siege
DEVELOPER: Ubisoft Montreal
PUBLISHER: Ubisoft
PLATFORM: Windows, PS4, Xbox One
RILIS: 1 Desember 2015
GENRE: First-person shooter, tactical shooter
MODE: Single-player, Multiplayer
CumaGamer Score: 7 dari skala 10.


Rainbow Six Siege memiliki server yang terpercaya, gameplay yang intens, peta-peta yang menarik, dan grafis yang memukau. Kelihatannya satu tahun dari sekarang, ketika rencana DLC pasca perilisan gamenya sudah diterapkan, Rainbow Six Siege bisa menjadi salah satu judul FPS premier dalam industri ini dikarenakan kekuatan-kekuatan ini. Tetapi, dalam kondisi saat ini, game ini jelas kekurangan konten yang membuatnya sulit untuk menentukan apa harganya setimpal atau tidak. Ini merupakan tren yang tidak menguntungkan bagi game-game shooter besar di tahun ini, tapi tentunya diharapkan para developer bisa mengenali isu ini, dan mulai merilis game-game mereka dengan konten yang banyak dan memuaskan untuk tetap membuat komunitas pemainnya terus tertarik memainkannya dalam tempo waktu yang lama. (cg)

Sumber: GameRant

No comments:

Post a Comment

Designed By