Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Thursday, December 17, 2015

10 Game Final Fantasy Terbaik

Tahun 2016 yang akan datang merupakan penantian besar bagi para penggemar serial Final Fantasy. Pasalnya, dua game terbaru dalam serial RPG terpopuler ini kemungkinan besar bakal dirilis 2016 mendatang. Dua game tersebut adalah Final Fantasy XV yang telah melewati proses pengembangan begitu panjang dan Final Fantasy VII Remake yang telah dinanti-nantikan para penggemar fanatik judul ini.

Sejak dirilis pertama kali tahun 1987 di konsol Famicom, Final Fantasy memang telah menjadi sebuah fenomena. Serial ini lantas menjadi begitu populer di seantero dunia, menjadi game RPG yang paling dikenal sepanjang sejarah. Kepopulerannya membuat Square Enix merilis begitu banyak sekuelnya berikut seri-seri spinoff-nya yang juga mendapat sambutan baik di kalangan gamer, khususnya penggemar serial ini.


Nah, menyambut tahun besar bagi mahakarya besar ini, CumaGamer.com kali ini menghadirkan hitungan mundur 10 game Final Fantasy terbaik yang pernah dirilis. Hampir semua game Final Fantasy memiliki kualitas yang baik, karenanya sulit untuk menentukan 10 terbaik dari puluhan game Final Fantasy yang ada. Setelah melalui banyak pertimbangan, maka inilah dia daftar 10 game terbaik dari serial RPG terbaik, versi CumaGamer.com.


10. Final Fantasy XIII

Selain menjadi game pertama dalam serial ini yang hadir dalam format HD, Final Fantasy XIII turut menjadi judul Final Fantasy pertama yang menghadirkan perempuan sebagai lead character, Lightning. Game ini membawa para pemainnya ke dalam dunia Cocoon dan pemerintahan yang menindas, The Sanctum, yang tengah berperang dengan dataran Pulse di bawahnya. Para pahlawan kita pun akan segera menyadari mereka terpaksa bertarung untuk sisi yang berlawanan, yang disebut sebagai “L’Cie”. Judul ini lantas berkembang menjadi dua sekuel yang sayangnya tidak sebagus game ini. 


9. Final Fantasy III

Walaupun seri ini pertama kali dirilis di platform Famicom pada 1990, namun para penggemar Final Fantasy di luar Jepang mesti menunggu 16 tahun hingga akhirnya game ini dirilis ulang dalam format remake 3D untuk Nintendo DS. Final Fantasy III membawa para pemainnya mengendalikan empat Light Warriors yang melakukan sebuah perjalanan untuk menyelamatkan dunia. Jalinan ceritanya mungkin terbilang standar serial Final Fantasy, tapi game ini memperkenalkan sistem Job, dengan pilihan 23 job untuk masing-masing anggota party, menjadikan potensi kustomisasi party yang tidak terbatas.


8. Final Fantasy VIII

Seri kedelapan dalam kronologi angka serial Final Fantasy ini menjadi salah satu pionir dengan berbagai inovasi yang dihadirkannya. Setelah kesuksesan Final Fantasy VII, Square menghadirkan lebih banyak kisah cinta terfokus dan pendekatan lebih luas dalam dunia futuristik yang menjadi latar belakang game ini. Dalam Final Fantasy VIII, para pemainnya mengikuti kisah sekelompok kandidat akademi militer “SeeD” dalam tujuan mereka untuk menghentikan penyihir jahat Ultimecia. Sistem Draw dan Junction yang tidak biasa diadopsi sebagai gaya baru dalam mendapatkan kemampuan-kemampuan dan meningkatkan karakter-karakter, mengantarkan serial ini bergerak dari sistem leveling tradisional. Dan ya, Final Fantasy VIII melahirkan salah satu teori creepypasta yang populer, Squall is dead.


7. Final Fantasy IV
Dirilis pertama kali sebagai “Final Fantasy II” di luar Jepang, seri keempat dalam waralaba ini disebut-sebut bertanggung jawab untuk kesuksesan serial Final Fantasy berikutnya. Banyak elemen yang duperkenalkan dalam game ini menjadi pijakan untuk judul-judul di masa mendatang, seperti active time battle system dan desain klas standar untuk semua karakter utamanya. Game ini juga menghadirkan kedalaman pada karakter-karakternya yang sebelumnya belum pernah digunakan dalam waralaba ini, meliputi Dark Knight Cecil. Cecil merasa dia kehilangan rasa kemanusiaannya setelah mematuhi apa perintah raja, dan dia memulai perjalanan dalam penebusan dosa, dengan menghentikan kejahatan yang telah dimulainya.


6. Final Fantasy IX

Entri kesembilan ini mungkin upaya terakhir dalam waralaba ini untuk kembali pada akar permainannya setelah tema-tema yang lebih gelap dari judul-judul sebelumnya di serial ini. Karakter-karakter dalam Final Fantasy IX didesain ala kartun menyerupai judul-judul awal Final Fantasy, bahkan beberapa karakter lawas kembali muncul dalam game ini seperti Garland dari game Final Fantasy pertama. Semua bermula dari rombongan teater yang berencana menculik Princess Garnet, berubah menjadi perjalanan yang lebih besar di mana karakter-karakternya mesti berjuang dengan identitas mereka masing-masing. Secara keseluruhan game ini menjadi nostalgia yang menarik bagi penggemar berat Final Fantasy. Game ini juga menjadi game Final Fantasy terakhir yang rilis di PlayStation 1 sekaligus menjadi game Final Fantasy dengan tampilan visual terbaik di konsol tersebut.


5. Final Fantasy Tactics

Ide game tactical berdasarkan RPG berjalan sukses lewat judul ini. Game ini dihadirkan kembali dalam akar 32-bit tapi dikombinasikan dengan medan tempur isometrik 3D, menyajikan sebuah gaka baru yang belum pernah ada dalam waralaba ini sebelumnya, bersamaan dengan sistem class yang tak terubakan. Tactics mengambil tempat di Kingdom of Ivalice, yang tengah berjuang dalam 50 tahun peperangan panjang dan kematian sang raja menyebabrkan kekosongan kekuasaan serta perebutan kekuasaan. Game ini kembali dirilis pada 2007 lewat Final FantasyTactics: The War of the Lions untuk konsol portabel PSP.


4. Final Fantasy X

Terobosan baru ini membawa Final Fantasy ke era game dengan lingkungan 3D penuh dan voice acting, di mana game ini menjadi game Final Fantasy pertama yang dirilis di PS2. Di dunia Spira, monster raksasa yang dikenal dengan nama “Sin” telah mengacaukan dunia selama berabad-abad, dan semua bergantung pada Tidus yang tanpa diduga tiba di Spira untuk memandu Yuna dalam misi sucinya mengalahkan Sin. Menyajikan daftar karakter yang tak terlupakan dan juga kisah cinta terbaik dalam serial Final Fantasy, game ini merupakan implementasi terakhir dari sistem turn-based battle, yang masih terasa sangat menantang dan penuh strategi. 


3. Final Fantasy VII
Game yang mendapat sanjungan tertinggi ini mungkin merupakan game yang mengenalkan kalian pada waralaba Final Fantasy. Dan jujur saja, apa lagi yang perlu dikatakan mengenai game ini yang belum diketahui oleh para penggemarnya? Mulai dari dampaknya dalam narasi cerita, combat system, dan beberapa mini game yang sangat menyenangkan di sepanjang petualangannya, Final Fantasy VII menyajikan semua itu bagi siapa saja yang memiliki PS1. Dengan terlalu banyak momen-momen penuh kenangan yang bisa disebutkan, serangkaian game prequel dan game sekuelnya, bersamaan dengan film bioskopnya, maka tak heran bila game ini menjadi game dengan penjualan terbaik dalam waralaba Final Fantasy.


2. Final Fantasy VI

Dirilis pertama kali sebagai “Final Fantasy III” di luar Jepang, game ini menjadi yang terakhir yang dirilis di SNES dan menjadi yang paling banyak dibicarakan hingga saat ini. Sulit untuk menolak kekuatan dari game ini, di mana apapun yang menjadikan serial ini begitu dikenal bisa ditemukan dalam Final Fantasy VI. Karakter-karakternya begitu unik, menarik, dan menimbulkan empati dalam perjuangan mereka. Kisahnya begitu epik dibalut cinematic yang menarik, dengan alunan musik yang begitu menawan yang mungkin merupakan yang terbaik dalam serial ini, termasuk adegan opera. Dan twist yang begitu mengejutkan ada di game ini, di mana para pahlawannya gagal menyelamatkan dunia dan bumi berada dalam kiamat di bawah kekuasaan sosok antagonis terbaik dalam serial ini, Kefka Palazzo.  



1.    Final Fantasy

 
Final Fantasy pertama yang rilis di Famicom tahun 1987 dan di NES pada 1990 mungkin merupakan judul yang banyak dilupakan para penggemar serial ini. Namun berkat game ini, Square Soft selaku developer game ini kala itu mampu bangkit dan selamat dari kebangkrutan, sehingga bisa melanjutkan waralaba ini lebih jauh dan lebih populer lagi lewat judul-judul Final Fantasy berikutnya. Menghadirkan karakter-karakter tanpa latar belakang cerita yang terikat pada jalinan cerita game ini, dengan class yang bisa ditentukan sesuka pemain di awal permainan, menjadikan para pemainnya bakal merasa menjadi diri sendiri dalam petualangan epik mengalahkan kekuatan jahat yang tengah menghancurkan dunia. Game ini telah dirilis berulang kali pada berbagai platform termasuk mobile dan masih tetap menyenangkan untuk dimainkan hingga saat ini, membuktikan kekuatan sejati dari Final Fantasy.
 

*****


Itulah tadi 10 game terbaik dalam waralaba Final Fantasy versi CumaGamer.com. Apakah sahabat gamer setuju dengan daftar di atas? Adakah game Final Fantasy favorit kalian yang masuk daftar 10 terbaik ini? Atau mungkin kalian punya daftar tersendiri mengenai game Final Fantasy terbaik versi kalian? Yuk jangan segan-segan membagikannya di kolom komentar. (cg)

CumaGamer.com’s Original Feature

14 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Designed By