Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Sunday, November 29, 2015

Review: Star Wars Battlefront

FOKUS MULTIPLAYER, MINIM NARASI

Star Wars Battlefront merupakan reboot dari waralaba game first-person shooter (FPS) fantasi fiksi ilmiah yang hadir tepat di saat kebangkitan waralaba filmnya. Dengan grafis dan efek suara terbaik dan terkini, game ini mencoba menarik para pemainnya tanpa bantuan jalinan cerita.

Bila ada waktu yang tepat untuk mengulang kembali serial ikonik Star Wars Battlefront, maka sekarang adalah waktunya. Sebuah film Star Wars terbaru bakal hadir di bioskop Desember ini dan seluruh dunia sedang larut dalam kemeriahan waralaba ini. Waktunya terbilang sempurna untuk video game berkualitas AAA dengan skala besar yang berdasarkan film fiksi ilmiah ini, dan mengembalikan sebuah waralaba yang sudah banyak dikenal dan dicintai para gamer. Di luar formula kesuksesannya, Star Wars Battlefront bukannya tanpa cela. 



Bagi mereka yang peduli dengan narasi Star Wars Battlefront, kalian tidak akan mendapatinya secara cukup di sini. Game ini menggunakan pendekatan yang sama seperti Titanfall dan beberapa game FPS terkini yang fokus utamanya pada mode kooperatif dan multiplayer kompetitif, dibandingkan narrative campaign. Game ini menghadirkan bergitu banyak misi untuk dimainkan secara offline melawan AI dan masing-masing misi memiliki jalinan cerita yang begitu sedikit yang melengkapi semesta Star Wars, tapi game ini tidak mencoba untuk mengikuti alur cerita film lamanya atau menyajikan cerita baru yang berhubungan.

Minimnya narasi ini mungkin bakal sedikit mengecewakan bagi para penggemar waralaba filmnya, tapi bahkan tanpa itu Battlefront masih tetap menakjubkan dalam hal membuat para pemainnya merasa mereka merupakan bagian dari galaksi yang jauh, sangat jauh. Tampilan visual, musik, dan efek-efek suara dalam game ini semuanya disajikan begitu tepat dan sempurna dalam menghadirkan atmosfir waralaba Star Wars.


Ketika seorang komandan memanggil di radio dan memperingatkan bahwa Skywalker terdeteksi di areanya, rasanya begitu menegangkan, tentunya dari sudut pandang seorang stormtropper. Mulai dari suara lightsaber hingga suara derap sebuah AT-AT, game ini begitu sempurna membawa pengalaman Star Wars baik dari sudut pandang pahlawan-pahlawan yang kuat ataupun dari sudut pandang para penjahatnya dan juga para prajurit di kedua sisi medan tempur. Sayangnya, ketidakseimbangan dalam semesta Star Wars yang ada di game ini menjadikannya sebuah kemunduran dalam versi game kisah peperangan bintang ini.

Dengan tanpa narasi sebenarnya yang membuat para pemainnya terlibat di dalamnya, Battlefront begitu jelas membawa mode multiplayer pada tingkat tertinggi sejauh ini. Sebelum melompat secara online, misi-misi solo menawarkan tutorial menghibur dan sebuah cara yang menyenangkan untuk menjajal lingkungan yang penuh pertarungan. Mode survival juga terasa menyenangkan di luar mode multiplayer-nya. Tutorial dan misi-misi yang ada menawarkan beberapa tantangan menyenangkan yang bakal membuat para pemain yang terobsesi pada serial Star Wars bakal kembali memainkannya, mencoba menaklukkan skor tertinggi mereka atau mencapai waktu tercepat, tapi pada akhirnya semua yang ada di game adalah tentang multiplayer. 


Pada mode-mode multiplayer, opsi-opsi yang ada juga bukannya tanpa kekurangan. Walaupun kualitas dan replayability pada beberapa mode ini bisa diperdebatkan, ada sembilan variasi yang akan membuat para pemainnya tetap sibuk. Mode-mode yang ada menawarkan variasi pengalaman hebat yang datang dari mode tipikal FPS, yaitu mulai dari mode “most kills wins” hingga pertempuran Walker 20 lawan 20 secara penuh. Beberapa mode berfokus pada strategi tim, seperti Droid Run, sementara yang lainnya tentang kesenangan dan tantangan, seperti Heroes vs Villains.

Beberapa problem dalam Battlefront bakal tertutupi dengan kesenangan dan hal-hal baru dalam 10 hingga 15 jam pertama memainkannya. Tapi untuk para pemain yang ingin memainkan game ini untuk waktu yang lama mungkin akan terganggu dengan isu keseimbangan dan desain peta dalam game ini. Seperti yang sudah diperkirakan, semua mode yang memungkinkan para pahlawan dan penjahat muncul dipenuhi dengan masalah-masalah keseimbangan.

Ini terlihat jelas, misalnya Luke Skywalker bisa menjatuhkan seorang stormtrooper tanpa terkena satu serangan pun atau Darth Vader bisa menghempaskan sekelompok pemberontak dari jarak yang jauh. Meski begitu sifat satu sisi dari pertempuran ini bisa menjadi begitu menyebalkan bagi para pemain yang mencari pengalaman kompetitif dan strategi. Solusinya adalah menghindari mode-mode yang kurang serius ini bila kalian tidak menikmatinya, tapi para pahlawan dan penjahat merupakan bagian besar dari game ini dan tidak bisa diabaikan. 


Setelah bermain cukup lama pada setiap peta yang ada dalam game ini, rasanya juga sedikit mengecewakan karena peta-peta yang ada tidak menawarkan lebih banyak peluang-peluang untuk strategi. Setiap planet begitu indah dan menampilkan tekstur dan pencahayaan yang menawan, tapi apapun yang ada dalam atmosfernya tidak berfungsi secara maksimal dalam hal gameplay. Banyak peluang-peluang untuk menutupinya yang tidak bekerja sebagaimana yang diharapkan dan banyak peta menyajikan medan terbuka di mana para pemain dipaksa untuk berlari penuh resiko dibidik. Meski begitu peta-petanya juga memiliki keunggulan, dan bisa saja masalah-masalah yang ada dalam peta-peta ini bisa dipoles melalui patch atau kemasan DLC.

Penggunaan kendaraan dan mode simulasi penerbangan menawarkan cukup banyak variasi dibandingkan gameplay FPS biasanya. Para penggemar berat simulasi penerbangan akan dengan cepat menyadari bahwa mengemudikan setiap pesawat dalam game ini terasa sama sebagaimana mestinya, tapi mungkin hal ini bisa jadi masalah bagi gamer biasa. Dibutuhkan cukup waktu untuk membiasakan diri melakukan penerbangan, tapi tidak bisa dimungkiri bahwa mengendalikan sebuah Tie Interceptor atau pesawat-pesawat lain dalam game ini dijamin bakal membuat para pemain umur berapapun bakal merasa seperti anak-anak lagi.

Seperti kebanyakan pesaingnya, strategi utama Star Wars Battlefront untuk membuat para pemainnya meluangkan waktu dalam sistem leveling yang bakal membuka senjata-senjata dan item-item baru berganti dari waktu ke waktu. Kalian mendapatkan kredit untuk setiap pertarungan yang dimainkan dan bisa ditukarkan dengan mata uang untuk upgrade perlengkapannya. Pada awal-awalnya ini mungkin akan sedikit membuat frustrasi, di mana kebanyakan pemain berpengalaman akan memiliki semua senjata terbaik, tapi sistemnya memaksa para pemain untuk memilih satu opsi baru dalam sekali waktu. Walaupun opsi-opsinya terbatas, pemain-pemain baru tidak perlu khawatir kewalahan dengan arsenal lengkap dari permulaan. 

~~DATA GAME~~
JUDUL: Star Wars Battlefront
DEVELOPER: EA Digital Illusions CE
PUBLISHER: Electronic Arts
PLATFORM: PS4, Xbox One, Windows
RILIS: 17 November 2015
GENRE: Action, Shooter
MODE: Single-player, Multiplayer

CumaGamer Score: 6 dari skala 10.

Star Wars Battlefront mungkin tidak menawarkan hiburan tak terbatas untuk tahun-tahun ke depan atau lingkungan terbaik untuk memaksa para gamer kompetitif, tapi tidak bisa dimungkiri bahwa game ini melakukan pekerjaan brilian  memberikan para penggemar Star Wars sebuah kesempatan untuk berjalan dan hidup dalam semesta ikonik serial ini. Game seperti Star Wars: Knights of the Old Republic mungkin lebih baik dalam mengembangkan tradisi serial ini, tapi Battlefront melakukan hal terbaik dalam memberikan para gamer kesempatan terlibat dalam latar film-film bisokopnya. (cg)

Sumber: GameRant

No comments:

Post a Comment

Designed By