Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Monday, November 9, 2015

Konami Tutup Studionya di Los Angeles

Para penggawa LA Studios bersama Kojima, sebelum studio ini ditutup.
Konami secara resmi mengonfirmasikan rumor penutupan studionya, Konami Los Angeles Studios yang sebelumnya bernama formerly Kojima Productions LA. Sebanyak 35 orang yang bekerja di studio ini pun mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terkait penutupan studio ini. Berikut beritanya dirangkum CumaGamer.com.

Konami memutuskan menutup Konami Los Angeles Studios yang sebelumnya dikenal dengan nama Kojima Productions LA. Penutupan ini menyebabkan 35 orang kehilangan pekerjaan mereka di tengah musim liburan ini.


Rumor penutupan Konami Los Angeles Studios mulai merebak sehari sebelumnya, di mana beragam developer membicarakannya di media sosial. Konfirmasi resmi datang secara langsung dari Konami, dengan janji-janji bakal melanjutkan dukungannya pada mode Metal Gear Online yang ada di Metal Gear Solid V: The Phantom Pain, salah satu fungsi utama Konami Los Angeles Studios sebelum penutupannya diumumkan.

Server Metal Gear Online 3 sebelumnya menjadi pekerjaan LA Studios.
“Konami telah membuat keputusan menutup studionya di Los Angeles Studio, efektif sesegera mungkin, dikarenakan sumber-sumber pengembangan produk mengalami restukturisasi menjadi unit yang lebih tersentralisasi. Fasilitas ini berkontribusi pada game-game Metal Gear Solid terkini. Konami akan melanjutkan operasinya untuk mendukung semua judul Metal Gear Solid, termasuk yang baru-baru ini dirilis Metal Gear Solid V: The Phantom Pain dan Metal Gear Online. Metal Gear Online sendiri masih dijadwalkan dirilis untuk PC melalui Steam pada January 2016,” terang humas Konami yang disampaikan pada situs Polygon.

Penutupan Konami Los Angeles Studios tentunya bukan lagi hal mengejutkan bagi pihak-pihak yang mengikuti perkembangan rumor antara Hideo Kojima dan Konami, yang bermula di awal tahun ini dengan pembatalan tiba-tiba game Silent Hills. Segalanya terlihat begitu kusut dari sini, di mana Hideo Kojima dilaporkan dipecat dari Konami di tengah pengembangan Metal Gear Solid V tak lama setelah pembatalan Silent Hills.

Meski begitu, yang membuat situasi ini terasa aneh adalah tindakan Konami. Tak lama setelah rumor dipecatnya Kojima, perusahaan ini mengambil langkah menyakitkan dengan upayanya menghapus nama Kojima dari cover semua game Metal Gear Solid, baik game-game lama maupun game terkininya. Upaya rebranding ini termasuk mengganti nama Kojima Productions Los Angeles menjadi Konami Los Angeles Studios. Tentu terasa janggal bahwa Konami tampak susah payah mengganti nama studio, hanya untuk menutupnya tak lama kemudian.

Lebih jauh lagi, meskipun banyak laporan yang menyebut Kojima telah pergi dari Konami, Konami tetap ngotot menyebut bahwa desainer game kenamaan itu hanya sedang berlibur. Perkembangan terbaru ini tentu merupakan langkah yang aneh dari Konami. Pada tingkat ini, tindakan janggal ini tidak begitu mengejutkan.

Karenanya, dengan peluncuran Metal Gear Online yang begitu berliku, banyak pihak berharap Konami cukup mampu menjaga game ini tetap stabil tanpa bantuan dari Konami Los Angeles Studios. Para penggemar sudah terlanjur frustrasi dengan perusahaan ini, dan bila Metal Gear Online terkena dampak negatif dari keputusan ini, tentunya para penggemar bakal semakin berang. Pada titik ini, cukup meragukan bila reputasi Konami bisa diselamatkan. Tapi bakal bijak bagi perusahaan ini untuk menghindari lebih banyak kemarahan dari komunitas penggemarnya. Metal Gear Solid V: The Phantom Pain sendiri saat ini telah tersedia untuk PC, PS3, PS4, Xbox 360, dan Xbox One. (cg)

Sumber: Polygon

No comments:

Post a Comment

Designed By