Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Saturday, October 24, 2015

Review: The Legend of Zelda - Tri Force Heroes

IT'S DANGEROUS TO GO ALONE!


Orang-orang sering bilang kalau Zelda tidak pernah berinovasi. Kenyataannya, pada setiap rilisan terbarunya, selalu ada inovasi yang dilakukan Nintendo terhadap waralaba game yang telah berumur setengah abad ini. Judul-judul seperti Minish Cap terasa benar-benar berbeda bila dibandingkan suasa game originalnya di NES, dan spinoffs seperti Four Swords kerap memunculkan semangat yang sama. Hal itu pun terjadi pada spinoff  terbarunya, Tri Force Heroes, yang rilis untuk 3DS. Hanya saja ada satu hal yang mengganjal. Seperti banyak hal lainnya dalam hidup. Game ini kurang menyenangkan bila dimainkan sendirian.

Kali ini, Tri Force mengambil tempat di kerajaan Hytopia, berbatasan dengan negeri gersang Drablands, rumah bagi seorang penyihir jahat. Penyihir itu cemburu dengan kecantikan putri, jadi dia merapalkan mantra padanya untuk menyembunyikan kecantikan itu dengan kostum kulit ketat yang tidak bisa lepas. Hanya pahlawan-pahlawan terpilih yang bisa memasuki Drablands dan mematahkan kutukannya, dan di sinilah peran kalian bermula. Setting dan deretan karakter baru, meliputi raja yang depresi, membantu membuat Tri Force jadi lebih menarik.




Walaupun konsep utamanya meliputi penjelajahan dungeon untuk mencari harta, ada penghubung dunia, dan potongan-potongan ceritanya yang bergulir di sepanjang progres permainan. Kota dengan toko kostum, minigame harian berupa mengambil peti, galeri Miiverse, dan sedikit tambahan NPC yang berbicara serta beberapa rahasia. Game ini hanya butuh beberapa menit untuk dipahami, tapi cukup tersedia karakter untuk didapatkan.
Link, atau lebih tepanya ‘hero’ memiliki beberapa kemampuan yang bisa dilakukan secara langsung yaitu berlari, permainan pedang, dan mengambil item. Kemampuan-kemampuan lainnya bisa diperoleh melalui dua cara. Yang pertama melalui item-item dungeon seperti panah dan bom, dan yang kedua melalui kostum-kostum yang ada. Kostum-kostum khusus dalam game ini bisa memberikan kemampuan khusus, kebanyakan dalam bentuk meningkatkan item atau kekuatan, dan bisa disesuaikan di toko-toko yang berhubungan. Penting untuk dicatat bahwa ini adalah dasar untuk keseluruhan permainannya, yang menyediakan Skinner box serupa game MMO atau game penjelajahan dungeon lainnya.


Elemen multiplayer menambahkan mekanik baru secara keseluruhan, yang paling kentara yaitu sistem "totem". Di sini kalian akan bisa mengangkat satu atau dua Link yang memungkinkan para pemain bisa mengakses ketinggian tertentu atau menyabetkan pedang mereka dan menggunakan item-item di tempat atas. Seringkali kalian mesti membuat tumpukan dua Link sementara pemain lainnya menekan tombol yang kemudian membawa pada puzzle-puzzle menarik yang merupakan ciri khas game Zelda klasik, dengan perpaduan elemen kerja sama tim ala Tri Force.

Perjalanan kalian meliputi memasuki dungeon-dungeon, menaklukkan, dan kemudian memilih bentuk petti-peti di ujungnya. Kalian akan mendapatkan material-material, yang bisa disatukan bersama-sama untuk membuat kostum-kostum baru, dan strategi baru yang mesti digunakan untuk masing-masing level. Kalian tentu bisa "menamatkan game" secara lurus dan bukan percobaan, tapi spirit Tri Force pada dasarnya seperti Diablo, membawa para pemainnya kembali pada level-level yang ada secara konstan. Bila kalian tidak menyukai tipe gameplay seperti ini, tentu bakal tak tertarik memainkannya.


Anehnya, komponen online-nya terbilang begitu mengalami peningkatan dibandingkan game-game Nintendo lainnya. Permainan online tersedia dengan kemampuan pencocokan penuh, serta juga lobi untuk teman-teman spesifik, dan komponen offline yang memungkinkan permainan unduhan. Di sini bahkan ada fungski blacklist yang memungkinkan kalian memblok orang-orang secara online yang kalian anggap menghancurkan permainan. Tidak ada voice chat di sini, tapi sistem emoticon dan atmosfer intuitif dungeon tidak begitu membutuhkannya. Mungkin kalian akan lebih memilih emot yang lebih imut, seperti cheerleader yang menari yang secara bertahap berubah lebih besar di layar semakin cepat kalian menyentuhnya.
Game ini sering membolehkan para pemainnya bersinar secara individu, tapi membagikan item-item unik kepada setiap orang, memaksa para anggotanya untuk bekerja secara tandem. Contohnya, bila di salah satu game kalian adalah satu-satunya yang membawa busur, kalian mesti memanah tombol atau musuh yang berada jauh, sementara rekan tim mengangkat kalian pada ketinggian yang dibutuhkan. Ketika mereka membersihkan blok-blok dengan bom, kalian mesti mencapai tombol-tombol dan membantunya dengan pedang kalian.


Permainan sendiriannya tidak terasa menyenangkan. Ketika Four Swords dan Four Swords Adventures memiliki banyak pilihan untuk gamer yang memutuskan memainkannya sendirian, Tri Force Heroes adalah lawan katanya. Di sini kalian mesti menerima "Doppels," yang merupakan kopian karakter kalian, mereka bergerak layaknya dua pemain lainnya. Untuk mengirimkan esensi kalian ke dalam Doppel lainnya, kalian mesti menekan potret mereka di layar sentuh. Melakukan hal ini secara manual tanpa shortcut bukan saja menyebalkan, tapi sangat memakan waktu melakukan setiap level tiga kali, memilih Doppel lainnya, lantas mengulanginya kembali.

~~DATA GAME~~
JUDUL: The Legend of Zelda - Tri Force Heroes
DEVELOPER: Nintendo EPD, Grezzo
PUBLISHER: Nintendo
PLATFORM: Wii U
RILIS: 23 Oktober 2015
GENRE: Action-adventure
MODE: Single-player, Multiplayer

CumaGamer Score: 6 dari skala 10.


Pada awal-awalnya kalian akan mempelajari cara mengambil Doppels dalam formasi totem dan bergerak sebagai grup, tapi puzzle-puzzle-nya seringkali begitu kompleks yang mesti diselesaikan berkala, sementara kontrol Doppelnya mesti dilakukan kembali secara individual. Rasanya membingungkan kenapa Nintendo tidak membuat new campaign hanya untuk gamer single-player. Maksudnya, agar bisa bermain sendirian saat memasuki ruangnya yang benar-benar berbeda di kastil, sehingga memiliki tipe permainannya sendiri.

Tentunya sangat tidak disarankan memainkan Tri Force Heroes bila kalian berniat memainnya sendirian. Kabar baiknya, porsi online-nya berjalan begitu baik, dan dengan download play, kalian bisa mendapatkan permainan tiga orang secara lokal tanpa waktu menunggu. Bila kalian tidak sesuai dengan kriteria itu, kalian mungkin bisa melewati petualangan teranyar Link ini. (cg)

Sumber: Destructoid

No comments:

Post a Comment

Designed By