Berita Terkini

CumaGamer.com

Terbaru

Berita

Artikel

Unik

Daftar Terbaik

Game Terfavorit

Tuesday, October 27, 2015

10 Proyek Game Menjanjikan yang Batal Dibuat

Sahabat gamer pasti kesal banget ya mengetahui proyek game Silent Hill terbaru, Silent Hills yang digarap Hideo Kojima bareng sutradara kondang Guilermo del Toro dihentikan pengembangannya oleh Konami. Padahal dari cuplikan videonya, kayaknya game ini bakal serem banget kalau benar-benar terwujud.

Silent Hills bukan satu-satunya proyek game menjanjikan yang pengembangannya dihentikan alias batal dibuat. Dalam rentang waktu dua dekade terakhir, ada banyak proyek video game yang urung diwujudkan karena berbagai sebab. Mulai dari kekurangan SDM yang mumpuni, minimnya biaya, hingga mandeknya ide kreatif dalam pembuatan game tersebut. Padahal kalau game tersebut dapat selesai dikerjakan dan dirilis, bukan tidak mungkin bakal jadi game yang populer dan klasik. Dilansir dari GameRant, kali ini CumaGamer.com menghadirkan 10 proyek video game yang terlihat menjanjikan, namun sayangnya batal dibuat. Game apa saja itu?


1.    Chrono Break
Cuplikan adegan Chrono Trigger
Meskipun judul yang disebut sebagai sequel Chrono Trigger dan Chrono Cross ini belum pernah diberitakan sedang dalam proses pengembangan, namun harapan untuk game ini muncul saat Square Enix selaku pengembang serial Chrono mendaftarkan paten untuk Chrono Break tahun 2001. Baik Chrono Trigger dan Chrono Cross adalah game RPG yang begitu brilian berkat jalinan cerita yang menarik, gameplay yang seru, dan tentunya musik yang keren, menjadikan kedua game ini mendapat status ‘klasik’ dalam industri video game. Karenanya, harapan untuk sekuelnya yang diperkirakan bakal berjudul Chrono Break ini terbilang tinggi.
Sayangnya, Square Enix tidak pernah melakukan apapun dengan merek Chrono Break, sehingga hingga saat ini, kita masih menunggu untuk game ketiga dalam serial Chrono ini. Keengganan Square untuk membuat Chrono Break bisa dikarenakan banyak faktor. Mungkin saja mereka masih berpikir kalau orang-orang Amerika tidak suka game bergenre turn-based, atau mereka lebih memilih berfokus pada serial yang besar semacam Final Fantasy. Apapun alasannya, angka penjualan yang tinggi untuk game Chrono Trigger di Nintendo DS menunjukkan bahwa pangsa pasar untuk turn-based JRPG klasik masih ada, dan terbilang aman untuk mengatakan bahwa dunia siap menerima Chrono Break.


2.    Conker Gettin’ Medieval
Karakter-karakter dalam serial Conker.
Para penggemar telah menunggu lama untuk game Conker terbaru sejak game klasiknya, Conker’s Bad Fur Day dirilis di Nintendo 64 tahun 2001. Namun di luar remake atau spinoff Project Spark yang ditayangkan secara episodik yang menimbulkan salah sangka, Microsoft tidak melakukan apa-apa untuk memuaskan para penggemar Conker.
Yang lebih buruk lagi, kita menyadari ada proyek game Conker Gettin’ Medieval, sebuah sekuel Conker untuk platform Xbox dengan fokus pada permainan multiplyaer yang sayangnya, dibatalkan pembuatannya. Meskipun beberapa penggemar lebih memilih pengalaman bermain single-player tradisional ala Conker, tak bisa dimungkiri bila elemen multiplayer dalam waralaba ini begitu mengasyikkan baik pada versi asli Bad Fur Day maupun pada versi remake-nya. Jadi sudah bisa dipastikan kalau Gettin’ Medieval bisa jadi game yang hebat bila game ini benar-benar dibuat dan dirilis ke pasaran.


3.    Dead Rush
Cuplikan Dead Rush
Kreativitas Treyarch dengan para mayat hidup sebenarnya tidak bermula saat mereka memperkenalkan Zombies Mode untuk Call of Duty. Sebaliknya, studio ini pernah mengerjakan sebuah game bertema zombie dengan konsep open world yang dideskripsikan sebagai oleh pers sebagai“Grand Theft Undead”. Proyek yang dinamai Dead Rush ini aslinya dalam pengembangan untuk konsol generasi keenam pada tahun 2005, tapi kemudian dibubarkan sebelum dirilis. Mungkin saja ini dikarenakan keterlibatan Treyarch dalam pembuatan Call of Duty 3. Padahal bila game-game ini benar-benar jadi dirilis, kita bakal punya game zombi berkonsep open world yang menarik, di mana konsep seperti ini terbilang masih segar untuk tahun 2005.


4.    EarthBound 64
Fanart Mother 3.
EarthBound 64 semestinya bakal menjadi game 3D pertama dalam serial RPG Nintendo yang aneh ini. Tetapi setelah proses pengembangan yang berjalan begitu lambat, game ini pada akhirnya dibatalkan pembuatannya. EarthBound 64 sendiri terbilang unik bila dibandingkan game-game dalam daftar ini, dikarenakan cerita untuk game ini masih dibuat, di mana kemudian didesain ulang menjadi game untuk handheld Game Boy Advance dengan judul Mother 3. Meski begitu, hingga sekarang game ini belum juga dirilis di luar Jepang. Tapi mungkin rilisan terbaru untuk konsol Wii U, EarthBound dan EarthBound Beginnings menjadi sebuah indikasi bahwa terjemahan resmi untuk game ketiga ini sedang dalam proses pengembangan. Kita tunggu saja.


5.    Mega Man Legends 3
Artwork Mega Man Legends
Cerita tentang Mega Man Legends 3 adalah cerita sedih untuk para penggemar serial ini. Sang kreator serial ini, Keiji Inafune alias Inafking keluar dari proyek ini di tengah-tengah pengembangannya. Dan kemudian setelah pembatalannya, Capcom dengan lantang menyebut pembatalan game ini dikarenakan kurangnya dukungan dari para penggemar. Hal ini memicu kemarahan terhadap Capcom, yang semakin lama semakin keras dikarenakan keengganan Capcom dalam memperlakukan “blue bomber” dengan baik.
Meski kita tidak pernah melihat game Mega Man Legends 3 secara resmi, Keiji Inafune mengerjakan sebuah game spiritual successor bertajuk Red Ash: The Indelible Legend. Game ini memang bukan asli Mega Man Legends 3, tapi game ini adalah gambaran terdekat yang bisa kita harapkan dari sekuel Mega Man Legends saat ini.


6.    Prey 2
Pemandangan malam di Prey 2
Game pertama Prey menghabiskan begitu banyak waktu terjebak dalam development hell, jadi tidak heran bilan sekuelnya, Prey 2, mengalami nasib yang sama. Setelah menghabiskan beberapa waktu dalam pengembangan di Human Head Studios, Bethesda memindahkan pengembangannya ke Arkane, lantas kemudian secara tiba-tiba membantalkannya. Game ini direncanakan berbeda dari seri pertamanya, dengan bakal memiliki elemen open world dan dibintangi bounty hunter baru sebagai karakter utamanya, walaupun jalinan kisahnya masih berhubungan dengan seri aslinya. Prey 2 kala itu merupakan salah satu game paling dinanti-nantikan kedatangannya oleh para penggemar Prey, dan tentunya kita berharap bisa melihatnya muncul ke permukaan di masa depan.


7.    Silent Hills
Salah satu penampakan di Silent Hills
Rasa sakit akibat pembatalan proyek game Silent Hills mungkin saja tidak akan pernah sirna. Game ini diperkirakan bisa menjadi mahakarya horor, memadukan kemampuan hebat Guillermo Del Toro, Norman Reedus, penulis manga terkenal Junji Ito, dan tentu saja desainer game legendaris Hideo Kojima. “Playable teaser” game ini yang begitu memesonakan membuat ngiler para penggemar horor. Para penggemar berpikir game ii bakal menjadi game penuh horor dari otak encer di balik Metal Gear Solid, jadi jangan heran bila rasanya masih sakit ketika mengingat kita tidak akan melihat proyek ini benar-benar terlaksana.


8.    StarCraft: Ghost
Cuplikan adegan StarCraft: Ghost
Diumumkan pertama kali pada 2002, spinoff bergenre third-person dari serial RTS populer StarCraft,  StarCraft: Ghost baru secara resmi dibatalkan pembuatannya pada 2014 silam. Game ini rencananya dibintanti karakter bernama Nova, dan menghadirkan single-player berfokus stealth serta kemasan aksi multiplayer yang ditujukan memberikan para pemainnya sebuah sudut pandang pribadi dari aksi RTS yang mendefinisikan serial ini. StarCraft: Ghost bisa jadi game spinoff yang lebih menarik, tapi kita tidak akan pernah tahu secara pasti tentang itu.


9.    Star Wars 1313
Concept art Star Wars 1313
Coba bayangkan Star Wars versi Uncharted dibintangi Boba Fett. Itulah kira-kira apa yang hendak disajikan Star Wars 1313, hingga kemudian Disney membeli LucasArts dan menghentikan proyek ini.
Meski begitu, para penggemar Star Wars masih belum berhenti berharap untuk game third-person action-adventure berkualitas berdasarkan waralaba ini. Walaupun sangat disesalkan mengenai pembatalan Star Wars 1313, Amy Hennig yang sebelumnya bekerja di Naughty Dog untuk waralaba Uncharted, telah bergabung dengan Visceral Games untuk mengerjakan proyek game baru Star Wars yang masih misterius. Visceral dikenal sebagai studii di balik serial game third-person Dead Space, dan Amy Hennig dikenal luas berkat game-game bertutur buatannya, jadi bukan tidak mungkin proyek game misterius mereka bisa jadi memiliki konsep yang sama seperti Star Wars 1313.


10.    Titan
Concept art Titan.
Blizzard sudah menaklukkan dunia MMO melalui game World of Warcraft, tapi kenapa mesti berhenti di situ? Selama tujuh tahun, Blizzard mengembangkan sebuah game MMO yang ditujukan merevolusi genre ini. Namun seperti yang terjadi pada game-game lainnya dalam daftar ini, proyek ini berhenti sebelum pengembangannya benar-benar selesai dikerjakan. Masih begitu banyak misteri meliputi Titan, tapi game ini pernah dideskripsikan sebagai perpaduan Destiny dan The Sims, dan mungkin memungkinkan para pemainnya ambil bagian dalam peran di luar pertarungan. Titan kelihatannya seperti MMO yang benar-benar unik, dan kita tentunya tertarik untuk mencobanya.

Meski 10 game ini memiliki potensi besar untuk menjadi hebat, ada banyak video game lainnya yang diumumkan pembuatannya namun juga dibatalkan setelah pengembangannya dilakukan. Menurut sahabat gamer nih, proyek game-game yang dibatalkan apa saja nih yang kalian harap bisa benar-benar dirilis? Yuk bagikan pendapat kalian di kotak komentar. (cg)

Sumber: GameRant

No comments:

Post a Comment

Designed By